BERITA

Jatah Saham Freeport, Fadli Zon Tantang Sudirman Said Debat Terbuka

"Fadli menuding kasus ini merupakan rekayasa politik dari Sudirman."

AUTHOR / Ninik Yuniati

Jatah Saham Freeport, Fadli Zon Tantang Sudirman Said Debat Terbuka
Ilustrasi: Tambang Freeport di Papua (Sumber: Pajak)

KBR, Jakarta - Wakil Ketua DPR Fadli Zon menantang Menteri ESDM Sudirman Said berdebat terbuka tentang kasus yang menjerat Ketua DPR Setya Novanto. Menurut dia, banyak tuduhan yang tidak berdasar dalam laporan Sudirman Said.

Fadli balik menuding kasus ini merupakan rekayasa politik dari Sudirman.

"Kalau menurut Saya tidak ada kasus dalam hal ini, tidak ada perbuatan pidana. Ya tidak ada, cuma obrolan-obrolan yang tidak jelas," tegas   Fadli di DPR, Selasa (24/11). 

Fadli menantang, "yang justru salah adalah Saudara Sudirman Said melanggar undang-undang, memperpanjang kontrak Freeport melalui MoU. Menjanjikan perpanjangan kontrak melalui surat tanggal 7 Oktober dan juga lain-lainnya.  Saya tantang Saudara Sudirman Said untuk berdebat di televisi atau di mana, tapi dia tidak pernah berani." 

Fadli Zon menambahkan, terkait kasus ini, partainya dan Koalisi Merah Putih (KMP) memberikan dukungan kepada Setya Novanto. Kata dia, pihaknya meyakini Setya Novanto  tidak bersalah. Menurutnya, Partai Gerindra memerintahkan anggota MKD dari Partai Gerindra membantu dengan bersikap obyektif.


"Pak Novanto tidak pernah minta saham, tidak pernah mencatut presiden. Yang harusnya banyak menjelaskan Sudirman Said, bagus dikonfrontir," dalih Fadli.

Kasus ini mencuat setelah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said  melaporkan Ketua DPR Setya Novanto yang diduga mencatut nama Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla terkait perpanjangan kontrak karya PT Freeport Indonesia. 

Pelaporan itu dibarengi dengan penyerahan tiga halaman transkrip rekaman pembicaraan antara petinggi DPR dengan PT Freeport Indonesia yang mencatut nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Selain mencatut nama Jokowi dan JK untuk menjanjikan kelanjutan kontrak PT Freeport dengan meminta saham 20 persen yang disebut untuk RI-1 dan RI-2.

Sudirman juga melampirkan adanya permintaan supaya PT Freeport berinvestasi di proyek pembangunan PLTA di Urumuka, Papua, dengan meminta saham  sebesar 49 persen.


Editor: Rony Sitanggang  


  • fee freeport
  • jatah saham freeport
  • Wakil Ketua DPR Fadli Zon
  • Menteri ESDM Sudirman Said
  • Ketua DPR Setya Novanto
  • Mahkamah Kehormatan DPR

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!