NASIONAL

Erick Ketum PSSI, Tim Gabungan Aremania Merespons

"Sebab, Erick dianggap masih berada dalam lingkaran executive committee (exco) PSSI yang lama."

Resky Novianto, Agus Lukman

Erick Ketum PSSI, Tim Gabungan Aremania Merespons
ilustrasi aksi menuntut keadilan dari suporter Arema. (Foto: Antara)

KBR, Jakarta- Kuasa Hukum Tim Gabungan Aremania (TGA) Andy Irfan pesimistis Erick Thohir bisa membawa perubahan di tubuh PSSI maupun sistem sepak bola di tanah air.

Dia mengaku tidak bisa berharap terlalu jauh Erick bisa mereformasi total Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Sebab, Erick dianggap masih berada dalam lingkaran executive committee (exco) PSSI yang lama.

"Orang boleh saja berharap Pak Erick, tapi kita kan belum bisa melihat bahwa tindakan atau orang-orang yang selama ini terlibat di dalam memberikan dukungan kepada Erick Thohir itu. Ya, kita tidak bisa menganggap bersih dari Pak Erick Thohir, karena Erick Thohir tidak bersih dari exco yang lama. Tapi, harapan itu belum berarti hilang, kita masih bisa berharap mendorong walaupun harapan itu tidak terlalu kuat," ujar Andy saat dihubungi KBR, Kamis, (16/2/2023).

Kunjungan ke Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan

Andy yang juga Sekjen Federasi Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Federasi KontraS), mengatakan responsibilitas PSSI sejauh ini sangat rendah dan justru terlihat menghindar dari tanggung jawab.

Untuk itu, dia mendorong Erick bisa mengunjungi para keluarga korban Tragedi Kanjuruhan. Tujuannya, agar Erick bisa mendengar langsung keluhan keluarga terkait runtuhnya rasa keadilan pasca-hilangnya ratusan nyawa di Malang tahun lalu.

"Saya kira tidak ada jeleknya kalau Erick Thohir di mungkin di hari-hari pertama dia menjabat sebagai ketua umum PSSI dia bisa datang ke keluarga korban berkunjung membangun silaturahmi," tutur Andy.

"Erick Thohir masih punya tanggung jawab, meskipun dia ketua umum yang baru, tetapi dia pun tanggung jawab karena dia mewakili representasi dari PSSI secara keseluruhan," imbuhnya.

Andy menambahkan, bahwa komitmen kuat dari Erick terhadap PSSI perlu dibuktikan. Khususnya, di dalam mengembangkan suatu sistem persepakbolaan yang lebih sehat, aman, dan sportif.

"Semoga peristiwa Kanjuruhan itu tidak kembali terulang di masa depan," pungkasnya.

Erick Ketua Baru PSSI

Sebelumnya, Erick Thohir terpilih menjadi ketua umum PSSI periode 2023-2027. Dia menggantikan Mochamad Iriawan setelah meraih suara mayoritas dalam Kongres Luar Biasa PSSI atau KLB PSSI, Kamis, 16 Februari 2023.

Menteri BUMN itu meraih 64 suara dari total 86 suara sah. Pesaing terdekatnya, La Nyalla Mattalitti memperoleh 22 suara.

"Ini bukan kemenangan saya. Tapi, harus kita buktikan jadi kemenangan bersama. Yaitu membangun sepak bola bersih dan berprestasi. Waktu itu saya bilang, waktunya memperbaiki sepak bola Indonesia. Tidak perlu teori-teori," kata Erick.

KLB digelar pascatragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang pada 1 Oktober tahun lalu. KLB digelar bulan ini, lebih cepat dari jadwal semula yaitu Maret, setelah PSSI mendapat arahan dari FIFA.

Baca juga:

Editor: Sindu

  • PSSI
  • Erick Thohir
  • Tim Gabungan Aremania
  • Tragedi Kanjuruhan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!