Seorang Anggota TNI Tewas Baku Tembak dengan Kelompok TPNPB-OPM

Korban tewas terkena tembakan pada dada atas tembus ke belakang.

BERITA | NASIONAL

Selasa, 31 Des 2019 11:32 WIB

Author

Arjuna Pademme

Seorang Anggota TNI Tewas Baku Tembak dengan Kelompok TPNPB-OPM

Ilustrasi pemakaman anggota TNI korban konflik dengan TPNPB-OPM. Foto: Korem Wira Bhakti

KBR, Jayapura- Seorang prajurit TNI berpangkat Sersan Dua atau Serda bernama Miftachur Rohmat tewas usai ditembak kelompok separatis bersenjata di Pos Kali Asin, Kampung Yeti, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom, Papua. Penembakan itu terjadi sekira pukul 10.30, Senin (30/12), saat mereka hendak mengambil logistik.

Komandan Korem (Danrem) 172/Praja Wira Yakti (PWY), Binsar Parluhutan Sianipar mengatakan saat kejadian, korban bersama sembilan rekannya diadang dan ditembaki kelompok bersenjata yang mengintai dari perbukitan.

"Kontak tembak pertama anggota kita satu orang meninggal. Kemudian satu orang luka. Tapi hanya rekoset yang melindungi almarhum itu, yang kena pelipisnya. Kemudian segera kita evakuasi menggunakan helikopter," kata Binsar Parluhutan Sianipar, Senin (30/12/2019).

Korban tewas terkena tembakan pada dada atas tembus ke belakang. Jumlah pengadang dari kelompok bersenjata diperkirakan empat orang.

Binsar tak bisa memastikan apakah ada kelompok bersenjata yang tewas atau terluka saat kontak senjata dengan anggota TNI. 

"Itu ada empat orang mereka. Cukup banyak senjata sekitar tiga atau empat senjata," ujarnya. 

Sementara itu, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengaku bertanggung jawab atas peristiwa ini. Dalam rilis yang diterima KBR, Kelompok OPM menyebut, penyerangan ini merupakan perang dalam pembebasan Papua Barat.

Editor: Sindu Dharmawan 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Istana Buckingham Mencopot Gelar Kerajaan Pangeran Harry dan Istrinya

Prakiraan Cuaca Dari BMKG

Presiden Minta Semua ASN Nanti Pindah ke IKN Baru

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7