Omnibus Law Diajukan Bulan Ini, Jokowi Kembali Minta Dukungan Parpol

Menurut Jokowi, Partai Golkar termasuk partai besar yang suaranya sangat mempengaruhi nasib omnibus law UU Cipta Lapangan Kerja di DPR.

BERITA | NASIONAL

Rabu, 04 Des 2019 08:54 WIB

Author

Dian Kurniati

Omnibus Law Diajukan Bulan Ini, Jokowi Kembali Minta Dukungan Parpol

Presiden Joko Widodo bersama Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di acara Munas Golkar di Jakarta, Selasa (3/12/2019). (Foto: ANTARA/M Adimaja)

KBR, Jakarta - Presiden Joko Widodo kembali meminta dukungan partai politik untuk mengesahkan undang-undang besar dengan skema omnibus law Undang-undang Cipta Lapangan Kerja di DPR.

Hal itu Jokowi sampaikan saat menghadiri musyawarah nasional (Munas) Partai Golkar. Sebelumnya ia juga meminta hal serupa saat membuka acara ulang tahun Partai Nasdem.

Menurut Jokowi, Partai Golkar termasuk partai besar yang suaranya sangat mempengaruhi nasib omnibus law UU Cipta Lapangan Kerja di DPR.

Di depan ratusan kader Partai Golkar, Jokowi meyakinkan omnibus law tersebut bisa mendatangkan banyak lapangan kerja untuk masyarakat.

"Saya tetap minta pada Partai Golkar agar memberikan dukungan terhadap omnibus law, yang segera akan diajukan oleh pemerintah. Sehingga nantinya kecepatan kita dalam melakukan adaptasi terhadap perubahan dunia semakin cepat, menarik investasi sebesar-besarnya, membuka lapangan kerja pada masyarakat kita, dan akhirnya memberikan kesejahteraan pada masyarakat," kata Jokowi di Hotel Ritz Carlton, Selasa (3/12/2019).

Baca juga:


Jokowi mengatakan, omnibus law lapangan kerja harus segera rampung, agar proses perizinan usaha lebih mudah, yang akhirnya membuka banyak lapangan kerja.

Pemerintah akan mengajukan omnibus law RUU Cipta Lapangan Kerja pada akhir bulan ini, agar bisa langsung dibahas bersama DPR tahun depan.

Rencana pembentukan omnibus law UU Cipta Lapangan Kerja juga telah Jokowi sampaikan pidato perdananya usai dilantik pada sidang paripurna MPR.

Selain Undang-undang Cipta Lapangan Kerja, Jokowi juga akan membikin omnibus law Undang-undang Pemberdayaan UMKM.

Dengan demikian, kata Jokowi, dua omnibus law tersebut akan menghapus puluhan regulasi yang selama ini dianggap menghambat kemudahan berusaha.

Baca juga:


Editor: Agus Luqman 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

DPR Desak Menteri BUMN Evaluasi Total BUMN

Perempuan dan Anak Dalam Pusaran Terorisme