KPPPA: Perempuan Lebih Berani Buka Usaha Baru Dibanding Laki-laki

"Bila perempuan sudah berdaya, maka kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, pekerja anak, dan perkawinan anak akan bisa dicegah dan diturunkan angkanya."

BERITA | NASIONAL

Senin, 16 Des 2019 14:27 WIB

Author

Adi Ahdiat

KPPPA: Perempuan Lebih Berani Buka Usaha Baru Dibanding Laki-laki

Seorang perempuan menata tas daur ulang sampah plastik buatannya dalam pameran UMKM di Tegal, Jawa Tengah, Selasa (3/12/2019). (Foto: ANTARA)

KBR, Jakarta -  Menurut hasil survei terbaru PBB, kesetaraan berwirausaha antara perempuan dan laki-laki di Indonesia mendapat nilai terbaik se-Asia Pasifik.

Hal itu disampaikan Pribudiarta Nur Sitepu, Sekretaris Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) dalam acara bertajuk Shenergy Kreasi, talkshow tentang perempuan dan wirausaha yang digelar di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Senin (16/12/2019).

Sitepu menyebut persentase laki-laki Indonesia yang berwirausaha adalah 14 persen dari total penduduk laki-laki dewasa. Sedangkan di kelompok perempuan, persentase wirausahanya sedikit lebih tinggi, yakni 14,1 persen.

"Perempuan dinilai lebih berani membuka usaha baru dibandingkan dengan laki-laki," ujar Sitepu dalam acara tersebut, seperti dilansir Antara, Senin (16/12/2019).

Sitepu juga menyampaikan data dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) yang menyebut sekitar 60 persen usaha mikro di Indonesia dikelola oleh perempuan.

"Perempuan kelompok usaha inilah fondasi hakiki dari pertahanan perekonomian bangsa ini dari goncangan krisis, termasuk saat Indonesia dilanda krisis ekonomi 1997-1998," katanya lagi.


Berita Terkait:


Perempuan Harus Berdaya

Di kesempatan sama, Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga mendorong organisasi perempuan di seluruh Indonesia untuk terus memberdayakan perempuan di lingkungannya.

"Kami berharap jajaran pengurus organisasi perempuan sudah berdaya, mampu memberdayakan perempuan di lingkungan sekitarnya, sehingga seluruh perempuan di pelosok tanah air bisa berdaya," kata Bintang dalam acara Shenergy Kreasi, seperti dilansir Antara, Senin (16/12/2019).

Menteri Bintang berharap perempuan Indonesia bisa berdaya di bidang ekonomi, pendidikan, pengasuhan anak, dan sosial budaya.

"Bila perempuan sudah berdaya, maka kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, pekerja anak, dan perkawinan anak akan bisa dicegah dan diturunkan angkanya," kata Menteri Bintang.


Editor: Ardhi Rosyadi

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Dorong Penggunaan Medis, PBB Hapus Ganja dari Daftar Narkotika Paling Berbahaya

Liburan di Rumah Aja! #coronamasihada

Eps9. Bijak Energi

Menanti Nasib Ekspor Benur

Kabar Baru Jam 7