Ada 25 Juta Orang Miskin di Indonesia, Banyak yang Tak Dapat Bantuan Pemerintah

Di DKI Jakarta misalnya, hanya ada 14 persen rumah tangga miskin yang menerima Beras Sejahtera (Rastra) atau Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).

BERITA | NASIONAL

Selasa, 10 Des 2019 14:00 WIB

Author

Adi Ahdiat

Ada 25 Juta Orang Miskin di Indonesia, Banyak yang Tak Dapat Bantuan Pemerintah

Potret keluarga miskin di kawasan Ancol, Jakarta (5/11/2019). (Foto: ANTARA)

KBR, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis laporan Data dan Informasi Kemiskinan Kabupaten/Kota Tahun 2019 pada Selasa (10/12/2019).

Menurut laporan tersebut, tahun ini masih ada sekitar 25 juta penduduk miskin di seluruh Indonesia.

BPS mendefinisikan 'penduduk miskin' adalah penduduk dengan rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah Garis Kemiskinan.

Nilai Garis Kemiskinan itu bervariasi antarwilayah. Di Jawa Barat misalnya, penduduk yang masuk kategori 'miskin' adalah mereka yang berpengeluaran di bawah Rp386 ribu per bulan. Sedangkan di Papua, orang miskin adalah mereka yang berpengeluaran di bawah Rp540 ribu per bulan.

Jika dilihat secara keseluruhan, besaran Garis Kemiskinan di berbagai provinsi Indonesia berkisar antara Rp328 ribu sampai Rp677 ribu.


Baca Juga: 


Kebanyakan Orang Miskin Ada di Jawa

Dari 34 provinsi Indonesia, orang miskin paling banyak berada di provinsi-provinsi di Pulau Jawa. Berdasar catatan BPS, lima provinsi dengan penduduk miskin tertinggi tahun ini adalah:

  • Jawa Timur: 4,11 juta orang
  • Jawa Tengah: 3,74 juta orang
  • Jawa Barat: 3,39 juta orang
  • Sumatera Utara: 1,28 juta orang
  • Nusa Tenggara Timur: 1,14 juta orang

Sedangkan lima provinsi dengan jumlah penduduk miskin terendah adalah:

  • Kalimantan Utara: 48 ribu orang
  • Bangka Belitung: 68 ribu orang
  • Maluku Utara: 84 ribu orang
  • Kep. Riau: 128 ribu orang
  • Kalimantan Tengah: 134 ribu orang


Banyak yang Tak Kebagian Bantuan Pemerintah

Pemerintah punya sejumlah program bantuan untuk orang miskin, seperti Beras Sejahtera (Rastra) atau Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).

Namun, menurut catatan BPS, kedua program itu belum berhasil menyentuh seluruh penduduk miskin. Di DKI Jakarta misalnya, hanya ada 14 persen rumah tangga miskin yang menerima Rastra atau BPNT.

Di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur,  rumah tangga miskin penerima Rastra atau BPNT juga hanya berkisar 37-45 persen.

Jika dilihat secara keseluruhan, tidak ada satupun wilayah yang berhasil mendistribusikan program bantuan tersebut untuk 100 persen penduduk miskinnya.

Tingkat penerimaan Rastra atau BPNT paling tinggi ada di Provinsi Aceh, tapi itupun hanya 67 persen rumah tangga miskin yang kebagian.

Tengok juga:


Editor: Agus Luqman

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 15

Kabar Baru Jam 14

Kabar Baru Jam 13

Kabar Baru Jam 12

Erlin: Edutrip Hadir untuk Meningkatkan Minat Anak ke Museum