2020: BIN Fokus Awasi Terorisme, Narkoba, dan Barang Selundupan

"Kita coba lakukan blokade, supaya ini tidak mengganggu adanya stabilitas keamanan, maupun mengganggu stabilitas ekonomi, politik, sosial, budaya," kata juru bicara BIN.

BERITA | NASIONAL

Selasa, 31 Des 2019 16:21 WIB

Author

Lea Citra, Adi Ahdiat

2020: BIN Fokus Awasi Terorisme, Narkoba, dan Barang Selundupan

Anggota Badan Intelijen Negara (BIN) melaksanakan upacara Hari Pahlawan, Jakarta (11/11/2019). (Foto: www.bin.go.id)

KBR, Jakarta - Tahun 2020 Badan Intelijen Negara (BIN) menyatakan akan berfokus mengawasi terorisme, peredaran narkoba, serta penyelundupan barang ilegal.

Juru bicara BIN Wawan Purwanto menegaskan BIN akan mengedepankan upaya pencegahan untuk masalah-masalah tersebut.

"Upaya-upaya pencegahan, karena keamanan dalam negeri kita ini sudah masuk kategori 10 negara teraman di dunia," kata Wawan kepada KBR, Selasa (31/12/2019).

Untuk masalah terorisme, BIN akan memberi perhatian lebih pada teroris lone wolf, karena gerakannya lebih sulit dilacak ketimbang teroris yang berkelompok.

"Ada juga (teroris) yang lone wolf, yang bergerak secara mendadak. Tapi kita sudah berupaya meminimalisasi korban. Blokade-blokade itu masih juga diwarnai berbagai modus baru yang di lakukan oleh para pelaku. Terus melakukan upaya penyisiran, supaya di dalam suasana-suasana yang sedang hectic maupun suasana biasa tetap harus mewaspadai ada yang memanfaatkan situasi," lanjutnya.

Artikel Terkait: Tak Semua Teroris Berkelompok, Ada Juga yang Penyendiri

Wawan juga menyebut BIN akan memperketat pengawasan di wilayah perbatasan Indonesia.

"Memang keamanan perbatasan sana juga menjadi fokus. Karena di sana juga ada penyelundupan. Perbatasan bisa darat, laut, maupun udara. Itu kita usahakan patroli-patroli yang bisa mencegah masuknya barang-barang haram ataupun ilegal dalam hal apapun. Kita coba lakukan blokade, supaya ini tidak mengganggu adanya stabilitas keamanan, maupun mengganggu stabilitas ekonomi, politik, sosial, budaya," kata Wawan.

Editor: Agus Luqman

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Virus Corona Bunuh 80 Orang, Indonesia Belum Keluarkan Travel Ban