Kemenhub: 24 Juta Orang Bepergian Saat Natal dan Tahun Baru

Kita sudah memprediksi ada kenaikan sekitar 12,74 persen. Pergerakan penumpang di semua moda darat, laut, udara, kereta api maupun penyeberangan.

BERITA | NASIONAL | NASIONAL

Kamis, 20 Des 2018 14:33 WIB

Author

Resky Novianto

Kemenhub: 24 Juta Orang Bepergian Saat Natal dan Tahun Baru

Ilustrasi moda transportasi untuk bepergian saat Natal dan Tahun Baru. (Foto: Antara)

KBR, Jakarta - Kementerian Perhubungan memprediksi lebih kurang 24 juta penumpang akan bepergian saat Natal dan Tahun Baru 2019.

Juru bicara Kementerian Perhubungan, Hengki Angkasawan mengatakan, angka itu mencakup seluruh moda transportasi seperti darat, laut, udara, dan kereta api.

"Kita sudah memprediksi ada kenaikan sekitar 12,74 persen. Pergerakan penumpang di semua moda darat, laut, udara, kereta api maupun penyeberangan. Dari 22 juta tahun 2017 pergerakan di semua moda itu, naik menjadi 24 jutaan sekian secara total," kata Hengki saat dihubungi KBR di Jakarta, Kamis (20/12/2018). 

Angka itu dipantau Kementerian Perhubungan dari 52 pelabuhan, 48 terminal bus, 36 bandara, 12 lintasan Angkutan Sungai Danau Penyeberangan (ASDP) serta 9 daerah operasi (divisi regional) kereta api.

Hengki mengatakan, Kementerian Perhubungan juga telah mempersiapkan seluruh moda transportasi, baik dari segi infrastruktur maupun angkutannya.

Sejumlah pejabat di Kementerian Perhubungan, telah ditugaskan oleh Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, untuk terjun langsung mengawasi kelancaran arus transportasi Natal dan Tahun Baru di beberapa lokasi, berdasarkan Instruksi Menteri Nomor 18 Tahun 2018.

"Saat ini semua kapasitas untuk menunjang kegiatan Natal tahun baru 2019, itu kami sudah melakukan rencana operasi. Beberapa pejabat kita, sudah ditugaskan untuk mengawasi langsung di lokasi karena Pak Menteri sudah menginstruksikan semua pejabat yang bertanggung jawab terhadap kelancaran itu sudah ditugaskan ke masing-masing lokasi," ujar Hengki.

Hengki mengklaim pengawasan seluruh prasarana maupun sarana transportasi mudik akhir tahun sudah dipersiapkan. Mulai dari ramp check seluruh armada pesawat udara, kapal laut, kapal tradisional, bus, dan kereta api. Selain itu ada pemeriksaan berkala terhadap kesehatan para masinis, sopir, pilot dan nahkoda.

Baca: Korlantas Polri Siagakan 72 Ribu Personel Jaga Perayaan Natal dan Tahun Baru 2019

"Budaya keselamatan itu menjadi acuan kita dalam melayani, sehingga baik kesiapan awaknya, kesiapan prasarana maupun sarananya, tentu pemerintah sudah mengantisipasi. Termasuk masinis, sopir, pilot, nahkoda itu semua sudah dilakukan pemeriksaan kesehatan. Itu rutin, bukan hanya pas Natal dan tahun baru saja," jelas Hengki.

Secara rinci, prediksi jumlah penumpang di berbagai moda transportasi pada Natal dan Tahun Baru 2019 antara lain di angkutan jalan sebanyak 4.173.278 penumpang, angkutan SDP 3.598.275 penumpang, kereta api 6.801.043  penumpang, angkutan udara 9.225.372 penumpang dan angkutan laut 1.073.105 penumpang. Total ada 24.871.073 penumpang yang akan bepergian saat libur Natal dan tahun baru.

Jumlah angkutan yang akan beroperasi antara lain armada bus sebanyak 49.376 bus, angkutan kereta api sebanyak 1.855 gerbong, angkutan kapal laut, sungai, dan danau sebanyak 1.293 kapal dan perahu, serta angkutan udara mencapai 544 pesawat udara.

Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru 2019, Pertamina Akan Lakukan Empat Hal

Editor: Kurniati 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Bekas Narapidana Korupsi Bisa Menang di Pilkada 2020