Januari-Oktober, Ekspor Produk Perikanan KKP Capai USD3,12 Miliar

"Karena kita minta secara khusus, saya telah tertibkan Ilegal fishing, tolong reward-nya apa untuk Indonesia. Maka dibebaskanlah kita menjadi nol"

BERITA , NASIONAL

Selasa, 18 Des 2018 13:52 WIB

Author

Muthia Kusuma

Januari-Oktober, Ekspor Produk Perikanan KKP Capai USD3,12 Miliar

Salah satu komoditas ekspor perikanan Indonesia. (Foto: Antara)

KBR, Jakarta - Sepanjang Januari-Oktober 2018, Kementerian Perikanan dan Kelautan mencatat ekspor komoditas laut Indonesia mencapai 480 komoditas perikanan dan udang, dengan senilai USD 3,12 miliar.

Nilai tersebut berasal dari 621,2 ribu ton komoditas utama seperti udang, rumput laut, tuna, cumi-sotong-gurita, kepiting-rajungan, dan cakalang-tongkol.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mengatakan tingginya capaian komoditas ini karena komitmen Indonesia untuk menertibkan penangkapan ikan maupun udang ilegal.

Pascapenerapan aturan itu, kata Susi, Indonesia mampu mengekspor hasil tangkapan ikan dan udang ke negara-negara tujuan utama, seperti Amerika, Jepang, dan China.

Bahkan, Amerika tanpa melalui perundingan pun membebaskan biaya impor untuk produk ikan dan udang dari Indonesia.

"Tetapi karena kita minta secara khusus, saya telah tertibkan Ilegal fishing, maka tolong reward-nya apa untuk Indonesia. Akhirnya, dibebaskanlah kita menjadi nol biaya impor. Saya bilang kalau tidak, nanti kapal pencuri suruh masuk lagi ke Indonesia. Akhirnya mereka setuju, nol. Nilainya berapa? Ratusan juta dolar. Yang dapet siapa? Pengusaha, para nelayan, dan pembudidaya," ucap Susi di Gedung KKP, Senin, (17/12/2018).

Susi menjelaskan, sebelumnya Amerika menetapkan tarif impor untuk produk perikanan maupun udang Indonesia, paling rendah 12 persen dan  paling tinggi 36 persen.

Sebanyak 69,86 persen udang Indonesia diekspor ke Amerika. Kemudian, sebanyak 34,74 persen produksi tuna Indonesia juga diekspor ke Amerika dan sebanyak 19,90 persen ke Jepang.

Untuk komoditas ranjungan-kepiting, ekspor ke Amerika mencapai 78,45 persen sedangkan tidak kurang dari 7,79 persen ekspor ke Jepang.

Selanjutnya komoditas cumi-sotong-gurita mayoritas akan diekspor ke China sebanyak 42,72 persen, serta ekspor rumput laut sebanyak 73,46 persen ke Cina.

Baca juga:

Editor: Kurniati

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 13

Kabar Baru Jam 12

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8