Pesan Jokowi Saat Meresmikan Monumen Kapsul Waktu di Papua

"Selama 70 tahun atau 100 tahun ke depan semua elemen bangsa harus bekerja keras, tidak ada pekerjaannya instan dan datang langsung jadi, tidak ada," Jokowi berpesan.

BERITA | NASIONAL

Sabtu, 17 Nov 2018 08:13 WIB

Author

Heru Haetami

Pesan Jokowi Saat Meresmikan Monumen Kapsul Waktu di Papua

Presiden Joko Widodo (ketiga kiri) bersama anak-anak berbaju adat saat peresmian Monumen Kapsul Waktu di Kabupaten Merauke, Papua, Jumat (16/11/2018). (Foto: ANTARA/ Setpres)

KBR, Jakarta - Presiden Joko Widodo meresmikan Monumen Kapsul Waktu di Kabupaten Merauke, Papua pada Jumat (16/11/2018). Peresmian tersebut mengawali kunjungan kerja di Bumi Cenderawasih.

Jokowi mengatakan, kapsul waktu yang berisi harapan masyarakat itu menjadi simbol dari kumpulan tekad. Namun bagaimanapun, untuk mewujudkan mimpi-mimpi itu, diperlukan kerja keras juga gotong royong.

"Selama 70 tahun atau 100 tahun ke depan semua elemen bangsa harus bekerja keras, tidak ada pekerjaannya instan dan datang langsung jadi, tidak ada. Tidak ada pekerjaan yang hanya bisa dilakukan satu orang atau segelintir orang. Ini adalah kerja bersama kita, kerjaan besar untuk mewujudkan mimpi Indonesia di 2085 tidak akan berhenti," kata Jokowi saat melangsungkan peresmian di Papua, Jumat (16/11/2018).

"Kita harus berani mengambil pilihan yang sulit untuk bisa bergerak lebih cepat," sambung Jokowi lagi.

Presiden Jokowi mengungkapkan, pelbagai mimpi yang ditanam di kapsul waktu tersebut bisa terwujud hanya jika ada regenerasi. Sehingga para penerus kelak dapat melanjutkan pekerjaan pendahulu demi merealisasikan harapan-harapan tersebut.

"Mimpi besar yang kita letakkan di Monumen ini bukanlah pekerjaan satu generasi bukan pekerjaan 1 tahun, bukan pekerjaan 2 tahun, bukan pekerjaan 5 tahun, bukan pekerjaan 10 tahun, tapi pekerjaan beberapa generasi. Inilah sebuah pekerjaan besar."

Dalam Kapsul Waktu itu, Presiden Jokowi juga telah memasukkan tujuh harapannya yang bakal dibuka kembali pada 2085 nanti. 

Sebelumnya, Kapsul Waktu tersebut telah melewati 187 kota di 34 provinsi. Kemudian, kapsul berisi beragam harapan masyarakat ini akan dibuka 70 tahun mendatang.




Editor: Nurika Manan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 15

Kabar Baru Jam 14

Dampak Revisi UU KPK

Kabar Baru Jam 13

Kabar Baru Jam 12