Ini yang Dilakukan Pemprov DKI Setelah Waring Kali Sentiong Dilepas

"Ini masuk dalam program kami kebetulan yang mengerjakan bidang aliran Timur, ini lanjutan dari Kali Sentiong."

BERITA , NASIONAL

Kamis, 15 Nov 2018 21:11 WIB

Author

Heru Haetami

Ini yang Dilakukan Pemprov DKI Setelah Waring Kali Sentiong Dilepas

Pekerja memasang dinding turap atau atau

KBR, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bergegas menata sejumlah saluran perairan, salah satunya Kali Sentiong di Kemayoran, Jakarta Pusat. Itu sebab menurut Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Teguh Hendarwan petugas telah mencopot waring atau jaring penutup Kali Sentiong sejak Senin (12/11/2018) lalu.

Ia bilang, pencopotan waring Kali Sentiong--atau biasa disebut dengan Kali Item--dilakukan lantaran saluran kali itu masuk program penataan 2018.

"Ini masuk dalam program kami kebetulan yang mengerjakan bidang aliran Timur, ini lanjutan dari Kali Sentiong. Yang Senen, rencananya memang tahun ini sampai depan Wisma Atlet," kata Teguh saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Kamis (15/11/2018).

Sebelum mencopot, Teguh menyatakan telah meminta izin terlebih dulu ke Gubernur DKI Anies Baswedan .

"Saya sudah bersurat dengan Pak Gubernur, mohon izin waring hitam kita cabut agar selesai untuk pembangunan sheetpile untuk sisi kanan dan sisi kirinya."

Ia mengklaim pengerjaan proyek yang merupakan bagian dari program naturalisasi sungai ini ditargetkan rampung akhir 2018. Setelah sheetpile atau turap selesai dibangun, maka timnya bakal segera melanjutkan dengan pengerukan kali yang sempat tertunda karena kegiatan Asian Games 2018 pada Agustus lalu.

Baca juga:




Editor: Nurika Manan
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.