Share This

Ingin Belajar Jadi Pemimpin, AHY Temui JK Prabowo hingga Mega

Agus Hermanto mengatakan pertemuan itu dimaksudkan untuk belajar dan berbagi pengalaman, dan bukan untuk penjajakan koalisi.

BERITA , NASIONAL

Rabu, 01 Nov 2017 14:08 WIB

Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute Agus Harimurti Yudhoyono ketika memberikan kuliah umum di UIN Raden Fatah Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (12/10/2017). (Foto: ANTARA/Feny Selly)

KBR, Jakarta - Partai Demokrat berencana mengusung Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2019 mendatang. 

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Agus Hermanto mengatakan dalam rangka persiapan menghadapi pilpres itu, Agus Harimurti telah menemui sejumlah tokoh politik seperti Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Selain itu, kata Agus Hermanto, anak sulung Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono itu juga berencana menemui Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan tokoh lain. 

Agus Hermanto mengatakan pertemuan itu dimaksudkan untuk belajar dan berbagi pengalaman, dan bukan untuk penjajakan koalisi.

"Kalau soal koalisi, yang melakukan adalah partai politik. Jadi, beliau ini tentunya ingin lebih banyak mengetahui dengan jelas bagaimana kepemimpinan untuk memimpin Indonesia di masa mendatang," kata Hermanto di Komplek Parlemen Jakarta, Rabu (1/11/2017).

Baca juga:

Agus Hermanto mengatakan melalui pertemuan-pertemuan itu, AHY ingin belajar tentang kepemimpinan dan sistem politik di Indonesia. Kata Agus, AHY ingin belajar dari pengalaman Jusuf Kalla maupun Megawati saat memimpin pemerintahan Indonesia. Dari Prabowo, kata Agus Hermanto, AHY ingin belajar tentang cara berbangsa dan bernegara yang baik.

"Kalau banyak bertemu senior, bertemu dengan yang sudah berpengalaman tentu jauh lebih bagus," kata Agus Hermanto.

Hermanto mengklaim AHY mendapat banyak dukungan dari kader-kader muda di seluruh daerah untuk Pilpres 2019. Mereka, kata Agus Hermanto, percaya AHY mempunyai kemampuan untuk menjadi pemimpin Indonesia.

"Sudah saatnya Indonesia mempunyai leader yang masih muda, trengginas, cakap dan yang juga cerdas," ujarnya.

Sejak meninggalkan karir militer, dan kemudian kalah dalam pemilihan gubernur DKI Jakarta April 2017, Agus Harimurti Yudhoyono beraktivitas menjadi Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute. 

Pemilihan umum anggota legislatif dan pemilihan presiden secara serentak akan digelar 17 April 2019.

Editor: Agus Luqman 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.