Wiranto Minta Warga Tak Eksodus dari Wamena

aparat kepolisian, TNI, menjamin keamanan supaya tidak ada lagi penyerangan. Tidak ada lagi yang brutal, tidak ada yang anarkis, tidak ada yang menodai kebersamaan itu sebagai satu bangsa.

BERITA | NASIONAL

Selasa, 08 Okt 2019 20:19 WIB

Author

Sadida Hafsyah

Wiranto Minta Warga Tak Eksodus dari Wamena

Menko Polhukam Wiranto menyampaikan arahan kepada pengungsi di Posko pengungsian di Makodim 1702/Jayawijaya, Wamena, Papua. (Foto: Antara/M Risyal Hidayat)

KBR, Jakarta- Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto meminta warga untuk tidak eksodus dari Wamena, Papua, akibat berbagai kerusuhan yang terjadi.

Wiranto juga menjamin keamanan di Wamena dan Papua akan lebih kuat ke depannya.

"Artinya apa? Artinya aparat kepolisian, TNI, menjamin keamanan supaya tidak ada lagi penyerangan. Tidak ada lagi yang brutal, tidak ada yang anarkis, tidak ada yang menodai kebersamaan itu sebagai satu bangsa. Tetapi tentunya ini juga perlu dukungan dari Pemerintah Daerah, dukungan dari para tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan saudara-saudara kita yang ada di Wamena ini," kata Wiranto saat meninjau pengungsi di Wamena, bersama Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Menteri BUMN Rini Soemarno, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Selasa (8/10/2019).

Wiranto juga mengimbau seluruh warga untuk tetap tinggal di Wamena dan membangun kehidupan di sana seperti semula.

Pemerintah Pusat, melalui Kementerian Sosial juga menyalurkan bantuan kepada Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua, sebesar Rp4,7 miliar, untuk pemulihan Wamena.

Wiranto juga menyampaikan pesan dari Presiden Joko Widodo agar warga dan oknum kerusuhan dapat saling memaafkan.

"Saya kira kita sudah tahu bahwa sebenarnya tidak ada alasan untuk kemudian yang non-Papua karena peristiwa ini, pulang ke wilayah masing-masing. Mengapa? Karena beliau-beliau ini merupakan bagian dari roda kehidupan masyarakat Wamena. Mereka sudah menyatu dengan rantai kehidupan masyarakat Wamena, terutama ekonominya," jelasnya.

Wiranto menyebut kehidupan masyarakat Papua dengan warga pendatang sebenarnya sudah saling tergantung satu sama lain. Karena itu, lanjutnya, Wamena harus segera pulih dan kembali membangun kerukunan.

"Dengan dukungan dari jaminan keamanan yang dijanjikan oleh pemerintah," tegasnya.

Pemerintah, tambah Wiranto, akan membangun bangunan fisik yang rusak, akibat dari kerusuhan di Wamena beberapa waktu lalu.

Editor: Kurniati Syahdan
 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 15

Geliat Feminis Membangun Demokrasi

Geliat Feminis Membangun Demokrasi

Kabar Baru Jam 14

Kabar Baru Jam 13