Share This

Resmikan Mural di TIM, Gubernur Anies: Jadikan Jakarta Kanvas Seni dan Budaya

"Dan saya sampaikan tadi, bahwa rencana kita untuk menjadikan Jakarta sebagai kanvas seni dan budaya dan kita teruskan," kata Anies di kawasan TIM, Jakarta.

BERITA , NASIONAL

Senin, 10 Sep 2018 14:59 WIB

Gubernur Anies Baswedan (kiri) berfoto di depan mural karya Seniman Kolombia. (Foto: KBR/ Heru Haetami)

KBR, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melontarkan keinginan untuk menjadikan ibukota sebagai "kanvas seni dan budaya". Ini menyusul diresmikannya karya mural di Pusat Kesenian Jakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM), Senin (10/9/2018).

Produk seni mural itu hasil kerja sama Pemprov DKI Jakarta dengan Kedutaan Besar Kolumbia. Seniman muda Kolombia, Ledania menyapukan warna-warna cerah dengan dominasi kuning pada dinding bangunan TIM.

"Mereka (Kedubes Kolombia) bekerja membangun mural, melukis mural di kawasan TIM dan bisa kita lihat hasilnya. Dan saya sampaikan tadi, bahwa rencana kita untuk menjadikan Jakarta sebagai kanvas seni dan budaya dan kita teruskan. Dan ini adalah salah satu maestronya," tutur Anies di kawasan TIM, Jakarta, Senin (10/9/2018).

Saat seremonial itu, Anies pun berharap, seni mural tersebut bakal berlanjut di ruang terbuka lainnya di Jakarta. Kendati ia tak merinci di mana saja titik eksplorasi seni mungkin dilakukan. Sebab kata dia, mural bukan saja bakal memperindah ruang kota melainkan juga mengoptimalkan kreativitas warga.

Kegiatan melukis mural, kata dia, telah dimulai saat persiapan Asian Games 2018. Ini ditunjukkan dengan banyaknya gambar icon Asian Games di beberapa kawasan perkampungan.

"Kami sudah mulai dari beberapa kawasan dan bersamaan dengan persiapan Asian Games kemarin. Di berbagai kampung sudah dilakukan kegiatan melukis mural, dinding-dinding yang polos menjadi dinding yg penuh warna, penuh keindahan dan ini diteruskan."

Anies juga mengatakan, bakal menggaet lebih banyak seniman Indonesia untuk mewujudkan keinginan tersebut.

Baca juga:




Editor: Nurika Manan
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.