Share This

Jokowi Targetkan Indonesia 8 Besar Asian Para Games 2018

"Tapi kepeleset juga tidak apa-apa. Tidak delapan besar tidak apa-apa, tidak empat besar tidak apa-apa. Kepelesetnya jangan ke bawah, tapi ke atas," kata Jokowi.

BERITA , NASIONAL

Kamis, 27 Sep 2018 15:34 WIB

Presiden Joko Widodo (kiri) meninjau pelatnas menembak Asian Paragames 2018 di Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (27/9). ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

KBR, Jakarta - Presiden Joko Widodo meninjau persiapan atlet kontingen Indonesia yang akan mengikuti Asian Para Games 2018, pada 6 hingga 13 Oktober mendatang.

Jokowi melihat latihan tiga tiga cabang olah raga, yakni olahraga menembak, volly duduk, dan lawn ball. Menurutnya, atlet Indonesia sudah sangat siap bertanding dan mampu meraih peringkat delapan di Asian Para Games 2018.

"Saya telah meninjau latihan-latihan para atlet Para Games dalam rangka Asian Para Games 2018. Kita berharap bahwa dalam Asian Para Games 2018 ini, Indonesia masuk target saya delapan besar. Tapi kepeleset juga tidak apa-apa," kata Jokowi di kompleks Gelora Bung Karno, Kamis (27/9/2018). 

"Tidak delapan besar tidak apa-apa, tidak empat besar tidak apa-apa. Kepelesetnya jangan ke bawah, tapi ke atas," lanjut Jokowi.

Presiden juga sempat berbincang dengan para atlet Asian Para Games. Jokowi meminta mereka berlatih dengan keras agar target tercapai. Jokowi pun berjanji akan mencairkan bonus penerima medali secepatnya, bahkan sebelum penutupan, seperti saat Asian Games 2018. Meski begitu, ia mengatakan, pencairan bonus tetap bergantung kesediaan dana di Kementerian Keuangan.

Baca juga:

Selain melihat latihan atlet, Jokowi juga meninjau persiapan venue untuk Asian Para Games. Ia menuturkan, penahan untuk menyambut para atlet difabel sudah siap. Seperti, penambahan bidang miring pada anak tangga juga prasarana khusus.

Jokowi tiba di kompleks Lapangan Tembak Gelora Bung Karno Senayan sekitar pukul 09.00 WIB. Presiden kemudian memimpin briefing bersama sejumlah menteri, seperti Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi dan  Ketua Panitia Pelaksana Asian Para Games 2018 (INAPGOC) Raja Sapta Oktohari.

Editor: Gilang Ramadhan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.