Pangkas Anggaran, Menko Darmin Jamin Aktivitas Ekonomi Tak Terganggu

"Tujuan dari penghematan itu yakni pengendalian APBN 2016. Kemudian, program bantuan sosial juga tidak diganggu sama sekali,"

BERITA , NASIONAL

Jumat, 12 Agus 2016 18:33 WIB

Author

Dian Kurniati

Pangkas Anggaran, Menko Darmin Jamin Aktivitas Ekonomi Tak Terganggu



KBR, Jakarta- Pemerintah menjamin pemangkasan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) 2016 tidak akan mengganggu aktivitas perekonomian negara. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution   mengatakan, pemangkasan itu untuk membuat APBN 2016 lebih realistis.

Darmin menjamin aktivitas ekonomi, termasuk bantuan sosial dan anggaran program prioritas tak akan ikut dipangkas.

"Tujuan dari penghematan itu yakni pengendalian APBN 2016. Penghematan ini tidak mengganggu aktivitas ekonomi maupun dampak dari APBN terhadap aktivitas ekonomi. Kemudian, program bantuan sosial juga tidak diganggu sama sekali," kata Darmin di kantornya, Jumat (12/08/16).

Darmin mengatakan, saat ini pemerintah masih menghitung pangkasan anggarannya secara rinci. Kata dia, selain program prioritas, proyek yang kontraknya sudah berjalan juga tidak akan diganggu. Menurutnya, penghematan itu utamanya untuk anggaran yang bersumber dari rupiah murni, bukan valas.

Saat ini, pemerintah tengah merampungkan kebijakan pemotongan anggaran pendapatan dan belanja berubahan (APBN) 2016. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, total belanja yang dipotong sebesar Rp 133,8 triliun, meliputi belanja kementerian dan lembaga adalah Rp 65 triliun dan transfer ke daerah sebesar Rp 68,8 triliun.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Cek Fakta: Top Five Hoax of The Week

Kabar Baru Jam 17