Secapa TNI AD Kota Bandung Jadi Klaster Barus Covid-19

"Dari sejumlah 1.262 orang kasus positif yang kita identifikasi hanya ada 17 orang yang saat ini kita rawat dan isolasi di RS Yudistira Cimahi"

BERITA | NASIONAL

Jumat, 10 Jul 2020 07:57 WIB

Author

Muthia Kusuma

Secapa TNI AD Kota Bandung Jadi Klaster Barus Covid-19

Perawat menangani pasien di Poli Pinere RSUD Arifin Achmad, Kota Pekanbaru, Riau, Kamis (9/7/2020). ANTARA FOTO/FB Anggoro

KBR, Jakarta- Pemerintah menemukan klaster baru dalam sebaran Covid-19 di Indonesia. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19, Achmad Yurianto menyebut klaster itu berasal dari Sekolah Pendidikan Calon Perwira TNI Angkatan Darat atau Secapa TNI AD di Kota Bandung Jawa Barat.

Dari sekolah ini pemerintah menemukan 1.262 kasus baru. Pengecekan itu, kata Yuri, sudah melalui proses penyelidikan epidemiologi sejak tanggal 29 Juni 2020.

"Ini terdiri dari peserta didik dan tenaga pendidik yang berada di sana. Dari sejumlah 1.262 orang kasus positif yang kita identifikasi hanya ada 17 orang yang saat ini kita rawat dan isolasi di RS Yudistira Cimahi," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, dalam keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Kamis (9/7).

Atas penemuan ini pemerintah langsung menutup seluruh wilayah kompleks sekolah. Pengawasan karantina di komplek klaster corona Secapa TNI AD Kota Bandung tersebut menurut Yuri dilakukan oleh tim dari Kesehatan Kodam III Siliwangi Jawa Barat.

Ia menjamin dan memastikan tidak akan terjadi penularan keluar dari kaster kompleks Secapa TNI AD Kota Bandung, karena karantina wilayah dijalankan secara maksimal. 

"Monitoring ketat Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung dan Kodam III Siliwangi," kata Achmad Yurianto.

Munculnya klaster baru ini menambah rekor tertinggi penambahan kasus Covid-19 di Indonesia. Hingga Kamis (9/7) sore jumlah kasus covid-19 bertambah 2.657 pada . 

Yuri mengatakan penambahan kasus itu didapat berdasarkan pemeriksaan 23.832 spesimen. 

Menurutnya akumulasi pemeriksaan spesimen sejak kasus pertama di Indonesia telah mencapai 992.069. Adapun catatan Gugas Covid-19 total kasus positif mencapai 70.736 kasus. 

"Pada pemeriksaan hari ini kita mendapatkan kasus sebanyak 2.657 orang, sehingga akumulasinya sekarang menjadi 70.736 kasus," kata Yuri

Achmad Yurianto menambahkan, jumlah pasien Covid-19 yang berhasil sembuh ada penambahan 1.066 orang. Sehingga total kasus sembuh saat ini berjumlah 32.651 orang. 

Sementara terkait jumlah orang meninggal tembus 3.417 jiwa dengan penambahan 58 orang dalam 24 jam terakhir.

Editor: Ardhi Rosyadi 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Valentino Rossi Akan Kembali Ke Arena Balap Pada MotoGP Eropa

Kisruh Rencana Pengadaan Mobil Dinas Pimpinan KPK

Kabar Baru Jam 7

Nakesku Sayang, Nakesku Malang

Eps3. Ketika Burgermu Memanaskan Bumi