Positif Covid-19 Tembus 2.657, Jokowi: Lampu Merah Lagi

"Ini jangan dianggap enteng. Bisa menyebar kemana mana. Oleh sebab itu, kita harus memiliki perasaan yang sama bahwa kita menghadapi krisis yang tidak mudah"

BERITA | NASIONAL

Jumat, 10 Jul 2020 07:29 WIB

Author

Resky Novianto

Positif Covid-19 Tembus 2.657, Jokowi: Lampu Merah Lagi

Tenaga kesehatan mengambil spesimen lendir warga untuk tes PCR di RSUD Arifin Achmad, Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (5/6/2020). ANTARA FOTO/FB Anggoro.

KBR, Jakarta - Presiden Joko Widodo menanggapi angka positif Covid-19 di Indonesia yang tembus 2.657 pada Kamis (9/7), sebagai lampu merah. Jokowi mengatakan, tingginya angka positif Covid-19 merupakan peringatan bagi seluruh daerah, agar terus bisa berusaha menekan penyebaran.

"Sebaran di seluruh Tanah Air, sangat tergantung sekali kepada bagaimana daerah mengendalikannya dan juga perlu saya ingatkan, ini saya kira sudah lampu merah lagi. Hari ini secara nasional kasus positif tinggi sekali hari ini 2.657," ujar Jokowi saat Kunjungan di Kalimantan Tengah, Kamis (9/7/2020).

Jokowi meminta seluruh kepala daerah agar tidak menganggap enteng pandemi, dan memerintahkan untuk tetap siaga dan waspada terhadap kenaikan angka positif  Covid-19 secara nasional. 

Ia pun menginstruksikan agar seluruh elemen bangsa bisa bersatu, agar Indonesia dapat bertahan atas pelbagai krisis yang ditimbulkan akibat pandemi Covid-19.

"Ini jangan dianggap enteng. Bisa menyebar kemana mana. Oleh sebab itu, kita harus memiliki perasaan yang sama bahwa kita menghadapi krisis yang tidak mudah. Ada krisis kesehatan, tetapi juga berimbas kepada yang namanya krisis ekonomi. Ada 215 negara mengalami hal yang sama mengalami kesulitan yang sama," tutur Jokowi.

"Kita ini mengendalikan dua hal yang berbeda, sisi kesehatan yang sangat penting, sisi ekonomi juga sangat penting. Dua-duanya tidak bisa dilepas antara satu dengan yang  lain. Prioritas kesehatan, tetapi ekonomi juga harus jalan, karena kalau ekonomi tidak jalan, kesejahteraan masyarakat menurun, imunitas akan ikut turun, penyakit akan gampang masuk," pungkasnya.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 juga mencatat pada Kamis (9/7) jumlah pasien sembuh bertambah 1.066 orang. Di sisi lain, jumlah pasien Covid-19 yang meninggal bertambah 58 orang.

Sementara itu, total spesimen Corona yang diperiksa mencapai 23.832. Angka ini melampaui target pemeriksaan yang ditentukan presiden.

Presiden Jokowi memasang target pemeriksaan spesimen Corona per hari sebanyak 20 ribu.

Editor: Ardhi Rosyadi

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Valentino Rossi Akan Kembali Ke Arena Balap Pada MotoGP Eropa

Kisruh Rencana Pengadaan Mobil Dinas Pimpinan KPK

Kabar Baru Jam 7

Nakesku Sayang, Nakesku Malang

Eps3. Ketika Burgermu Memanaskan Bumi