PKS: Tak Masalah Bila Harus Sendirian di Luar Pemerintahan

"Tapi kami tidak sendirian, umat juga di luar pemerintahan," ujar Hidayat Nur Wahid.

BERITA , NASIONAL

Rabu, 24 Jul 2019 20:29 WIB

Author

Resky Novianto

PKS: Tak Masalah Bila Harus Sendirian di Luar Pemerintahan

Wakil Ketua Dewan Syuro Partai Keadilan Sejahtera, Hidayat Nur Wahid. (Foto: mpr.go.id)

KBR, Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyatakan tidak mempermasalahkan, seandainya menjadi hanya satu-satunya partai politik yang berada di luar pemerintahan.

Wakil Ketua Dewan Syuro PKS Hidayat Nur Wahid mengatakan, partainya sampai saat ini masih memegang teguh putusan majelis syuro untuk tetap berada di luar pemerintahan.

Hidayat pun menyatakan tidak khawatir, seandainya pertemuan antara Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri dan Ketua Umum Prabowo Subianto yang dilangsungkan pada Rabu (24/7/2019) ternyata membahas masalah koalisi pemerintahan. Hidayat yakin, pertemuan itu hanya sebatas silaturahmi biasa antar tokoh saja.

"Kalau itu adalah silaturahmi untuk kebaikan bangsa dan negara ya monggo saja, tentu saja kita adalah bangsa yang mengedepankan goyong-royong dan persatuan juga kesatuan indonesia. (Tapi) PKS menyatakan bahwa sampai hari ini kami memegang keputusan Majelis Syuro yaitu kami berada di luar pemerintahan kalau kami nanti sendirian. Tapi kami tidak sendirian. Umat juga di luar pemerintahan dan saya ingin mengatakan bahwa PKS akan menjalankan keputusan Majelis Syuro kami yakin tidak akan sendirian," kata Hidayat di Gedung Nusantara V DPR Senayan, Jakarta.

Sementara itu, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menilai pertemuan antara Megawati dan Prabowo sebagai hal yang bagus sebagai dua tokoh negarawan.

Menurutnya, silaturahmi antar keduanya membuktikan bahwa perbedaan tidak harus menjadikan permusuhan, namun bisa saja malah mempererat persaudaraan dan persatuan.

"Bagus, Indonesia itu kekuatannya di silaturahmi jadi seberat apapun yang kita hadapi, sekeras apapun persaingan, kalau masih pemimpin tokoh-tokoh bersilaturahmi, maka insya Allah tidak ada apa-apa ya kita dukung. Mau ketemu yang antar beda calon boleh, beda partai, beda pandangan ya ketemu itu menyelesaikan separuh persoalan," ucap zulkifli.

Editor: Fadli Gaper 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Masyarakat Sipil Tolak Rencana Amandemen UUD 1945