Persiapan Jadi Wapres, JK Beri Ma’ruf Amin Buku dan Jurnal

“Ini bahan tentang tugas-tugas Wapres, macam-macam, banyak sekali ini," kata JK.

BERITA , NASIONAL

Kamis, 04 Jul 2019 15:14 WIB

Author

Valda Kustarini, Adi Ahdiat

Persiapan Jadi Wapres, JK Beri Ma’ruf Amin Buku dan Jurnal

Wapres Jusuf Kalla (kiri) bersama Wapres terpilih 2019-2024 Ma'ruf Amin (kanan) sebelum melakukan pertemuan di Kantor Wapres RI, Jakarta, Kamis (4/7/2019). (Foto: ANTARA/Nugroho Gumay)

KBR, Jakarta- Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) memberi buku dan jurnal ekonomi untuk Ma’ruf Amin, Wakil Presiden (Wapres) terpilih 2019 -2024 di Kantor Wapres RI, Jakarta, Kamis (4/7/2019).

“Ini bahan tentang tugas-tugas Wapres, macam-macam, banyak sekali ini. Contohnya ada masalah ekonomi yang kita hadapi,“ kata JK seperti dikutip Antara.

Menurut JK salah satu tugas Wapres adalah menangani masalah ekonomi dan sosial, baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri.

“Secara umum bukan hanya yang dihadapi Presiden dan Wapres, melainkan dihadapi oleh bangsa, ialah masalah ekonomi dan sosial. Karena bukan hanya kita, melainkan secara regional ada masalah ekonomi, dampaknya juga kita harus menyelesaikannya secara bersama-sama,” jelasnya.

Namun JK mengaku tidak memberi arahan khusus untuk Ma’ruf. "Tidak ada arahan, hanya informasi. Kalau soal kabinet itu urusan prerogatif Presiden, tentu Wapres dapat memberikan masukan," kata JK kepada KBR.

Sementara itu, Ma’ruf Amin mengatakan dirinya akan mempelajari bahan-bahan yang diberikan JK.

“Dari informasi Pak JK, sekarang ini saya baru mengumpulkan permasalahan dan tanggung jawab yang harus dipikul oleh Wapres. Saya bilang Wapresnya tetap Pak JK-lah,” kata Ma’ruf.

Ma’ruf juga mengatakan dirinya belum menyusun program kerja sebagai Wapres.

“Jadi, akan melakukan apa, itu belum. Saya akan pelajari lebih dalam baru nanti akan melakukan apanya itu,” ucapnya.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Pansel Capim KPK Diminta Tak Loloskan Kandidat Bermasalah