Istana: Anggota Paskibraka Perempuan Bisa Pakai Rok dan Celana Panjang

"Kita akomodasi pakai celana panjang. Kemudian untuk yang pakai rok, pakai rok,"

, BERITA , NASIONAL

Selasa, 30 Jul 2019 16:36 WIB

Author

Dian Kurniati

Istana: Anggota Paskibraka Perempuan Bisa Pakai Rok dan Celana Panjang

Anggota Paskibraka Nasional formasi 2019 berbaris di ruang Auditorium Kementerian Pemuda dan Olahraga Jakarta saat menjalani pembukaan pelatihan oleh Menpora, Imam Nahrawi, Jumat (26/7/2019). (Foto: Antara)

KBR, Jakarta- Istana Kepresidenan memutuskan penggunaan celana panjang untuk anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka dalam upacara HUT RI 17 Agustus 2019 yang berjilbab, akan menggunakan celana panjang. Sedangkan anggota Paskibraka perempuan yang tak berjilbab, tetap mengenakan rok. Sekretaris Menteri Sekretaris Negara Setya Utama mengklaim, perubahan pakaian tersebut tetap sesuai dengan Peraturan Presiden nomor 71 tahun 2018 tentang Tata Pakaian Pada Acara Kenegaraan dan Acara Resmi.

Kata dia,  perbedaan pakai tersebut justru menunjukkan sikap moderat istana, sekaligus mewadahi keberagaman.

"Waktu itu wakil dari Kemenpora mengatakan untuk kepraktisan, kerapihan, keseragaman, apakah sebaiknya semua pakai celana. Kemudian yang diputuskan Pak Menteri seperti itu, selama ini kan pakai rok panjang, untuk kerapihan dan kepraktisan menurut Menpora, kita akomodasi pakai celana panjang. Kemudian untuk yang pakai rok, pakai rok," kata Setya di kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (30/07/2019).

Setya mengatakan, penggunaan celana panjang untuk anggota Paskibraka perempuan adalah usulan Kementerian Pemuda dan Olah Raga. Meski begitu, Menteri Sekretaris Negara Pratikno memutuskan pengenaan celana panjang hanya untuk yang berjilbab.

Setya menilai, keputusan tersebut juga akan mengakomodasi keberagaman, tetapi tetap memperhatikan kerapihan Paskibraka. Pada Perpres nomor 71 tahun 2018, disebutkan Pakaian Sipil Lengkap (PSL) untuk perempuan saat menghadiri acara kenegaraan adalah berupa jas berwarna gelap, kemeja putih, rok, atau celana panjang yang berwarna sama dengan jas, dan sepatu hitam.

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengklaim perbedaan pakaian anggota Paskibraka perempuan tak akan menimbulkan masalah. Menurutnya, keseragaman pakaian Paskibraka bisa disesuaikan dengan pembagian kelompok saat bertugas, yakni pasukan 17, pasukan 8, dan pasukan 45.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Masyarakat Sipil Tolak Rencana Amandemen UUD 1945