Semua Wilayah Belum Aman, Warga Jakarta Diminta Salat Id dan Takbir di Rumah

"Mari kita taati seruan Majelis Ulama DKI Jakarta dan juga Dewan Masjid DKI Jakarta," kata Anies.

BERITA | NASIONAL

Jumat, 22 Mei 2020 19:38 WIB

Author

Wahyu Setiawan

Semua Wilayah Belum Aman, Warga Jakarta Diminta Salat Id dan Takbir di Rumah

Suasana lalu lintas saat pemberlakukan PSBB di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta, Kamis (21/5/2020). (Foto: ANTARA)

KBR, Jakarta - Pemprov DKI Jakarta menyerukan agar masyarakat Ibu Kota melaksanakan salat Idulfitri dan takbir di rumah masing-masing selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, seluruh area di Jakarta masih belum aman dari penularan Covid-19. Ia pun meminta masyarakat menahan diri untuk tidak beraktivitas dan keluar rumah saat menjelang Lebaran mauupun pada saat Lebaran.

"Mari kita taati seruan Majelis Ulama DKI Jakarta dan juga Dewan Masjid DKI Jakarta. Seruan ini relevan untuk Jakarta. Bila ada yang bertanya apakah ada 'kampung hijau', 'kampung kuning', 'kampung merah', sesungguhnya Jakarta adalah satu kesatuan, Jakarta, Jabodetabek masih merupakan satu kesatuan epicenter di dalam penanganan wabah Covid-19. Karena itu tidak ada wilayah di sini kuning, hijau, merah, dalam kaitan dengan aman atau tidak," kata Anies dalam jumpa pers di Pendopo Balai Kota, Jakarta, Jumat (22/5/2020).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, seruan untuk salat Idulfitri di rumah dilakukan untuk mencegah terjadinya penularan di kerumunan. Ia meminta masyarakat sadar agar Jakarta tidak kembali ke masa krisis seperti Maret lalu.

Ia memastikan, jajarannya akan memberi sanksi terhadap masyarakat yang nekat melanggar aturan tersebut.

Sementara itu, Ketua Dewan Masjid Indonesia DKI Jakarta Makmun Al Ayyubi mengimbau umat muslim melaksanakan salat Idulfitri di rumah secara berjemaah dengan keluarga. Ia meminta masyarakat memaklumi situasi pandemi Covid-19 ini dengan mengubah kebiasaan salat Id yang semula di masjid atau di lapangan, menjadi di rumah masing-masing.

"Kalau dulu dari rumah berbondong-bondong menuju tempat salat Id, berbeda tahun ini. Saya mengajak untuk melaksanakan salat Idulfitri hanya berpindah dari masjid ke rumah. Berjemaah dengan keluarga," imbaunya.

Editor: Agus Luqman

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Myanmar Didesak Tunda Pemilu

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17