Luhut: Jokowi dan Prabowo Sebenarnya Sudah Saling Ingin Bertemu

Luhut membantah anggapan yang menyatakan, usaha untuk mempertemukan Jokowi dengan Prabowo, kini sudah terhenti sama sekali.

BERITA | NASIONAL

Senin, 27 Mei 2019 13:29 WIB

Author

Dian Kurniati

Luhut: Jokowi dan Prabowo Sebenarnya Sudah Saling Ingin Bertemu

Ilustrasi Joko Widodo dan Prabowo Subianto saling bersalaman dan berangkulan. (Foto: ANTARA)

KBR, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menjelaskan, usaha untuk mewujudkan pertemuan antara dua calon presiden, Joko Widodo dan Prabowo Subianto, yang masih belum kunjung terealisasi. Kata dia, pertemuan  sangat tergantung dari sikap Prabowo. 

Menurut Luhut, Prabowo yang saat ini mengendalikan "bola", untuk menerima atau justru menolak ajakan merealisasikan pertemuan dengan Jokowi. Alasannya, kata Luhut, ia bersama dengan Wakil Presiden, Jusuf Kalla, sudah mengupayakan pertemuan kedua tokoh itu, bahkan sejak usai pemungutan suara pada 17 April 2019 lalu. 

Selain itu, Luhut membantah anggapan yang menyatakan, usaha untuk mempertemukan Jokowi dengan Prabowo, kini sudah terhenti sama sekali.

"Kan, sudah ada komunikasi Pak JK, 'kan sudah jalan komunikasi. Ya saya kira, kalau ada waktunya yang pas kenapa tidak. Pak Jokowi kan sudah memberi tahu kepada siapa saja, beliau siap bertemu. Tidak ada masalah kalau itu sih. (Sekarang bolanya ada di mana?) (Pertemuannya mandek ya?) Enggak mandek, jalan. Kan kalian tidak  tahu semua, masa kalian tahu semua," kata Luhut di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (27/5/2019).

Luhut menyebut, kendala paling utamanya adalah mencocokkan jadwal kedua tokoh dari kubu 01 dan 02 itu.

"Pertemuan akan mudah diatur, jika sudah ketemu jadwal yang cocok," ujarnya.

Jokowi dan Prabowo, yakin Luhut, sama-sama ingin segera merealisasikan pertemuan.

Tidak perlu sulit

Luhut menambahkan, pertemuan antara Jokowi dengan Prabowo, rasanya cukup bila diatur oleh orang-orang di sekitar kedua tokoh itu saja. Artinya, baik Jokowi maupun Prabowo, tak perlu saling berkomunikasi melalui telepon, untuk masing-masing mengajukan diri ingin melaksanakan pertemuan.

"Jokowi juga tidak perlu menelepon Prabowo, untuk meminta pertemuan secara langsung, seperti yang pernah disampaikan oleh calon wakil presiden pasangan Prabowo yaitu Sandiaga Uno," pungkasnya.  

Editor: Fadli Gaper

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 12

Kabar Baru Jam 11

Kala Berbahasa Indonesia Mesti Diatur dalam Perpres

Kabar Baru Jam 10

Basarnas Jabar Targetkan Nol Persen Kecelakaan Laut Pada 2020