Inilah 8 Karya Jurnalistik Terbaik tentang Anak 2020

"Awalnya AJI-UNICEF dengan dukungan Kementerian Kesehatan merencanakan penghargaan dalam situasi yang hangat. Karena dalam situasi pandemi Covid-19, pengumuman ini kemudian disampaikan secara daring."

BERITA | NASIONAL

Rabu, 29 Apr 2020 18:16 WIB

Author

Adi Ahdiat

Inilah 8 Karya Jurnalistik Terbaik tentang Anak 2020

'Hidup Usai Teror' karya Tim KBR, salah satu karya jurnalistik pemenang Penghargaan Liputan Isu Anak Terbaik 2020.

KBR, Jakarta - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dan United Nations International Children's Fund (UNICEF) mengumumkan delapan karya jurnalistik pemenang Penghargaan Liputan Terbaik Isu Anak 2020 pada Rabu (29/4/2020).

Delapan pemenang ini disaring dari total 413 karya jurnalistik dari berbagai kategori yang didaftarkan sampai Februari 2020.

Para dewan juri yang terdiri dari kalangan profesional, praktisi, pemerhati isu anak, dan UNICEF kemudian memutuskan pemenangnya adalah:

1. Kategori Cetak/Online: Erik Tanjung (Suara.com), judul karya Terancam Hukuman Mati, Kejanggalan Peradilan Bagi Mispo Si Anak Papua.

2. Special Mention Kategori Cetak/Online: Alexander (Rakyat Merdeka Online Bengkulu/RMOLbengkulu.com), judul karya Bidan Penakluk Kerinci Seblat.

3. Kategori Radio: Tim KBR, judul karya Hidup Usai Teror (Episode 1-8).

4. Special Mention Kategori Radio: Eko Susanto (I Radio FM), judul karya Imunisasi Measles Rubelle, Upaya Melindungi Generasi Bangsa.

5. Kategori Televisi: Miftah Faridl dan Priyuda Anangga D. (CNN Indonesia TV), judul karya Anakku Tidak akan Jadi Teroris.

6. Special Mention Kategori Televisi: Muhammad Sridipo, Defry Novaldy dan Wahyu Santiko (Jawapos TV), judul karya Ironi Kontroversi Imunisasi.

7. Kategori Foto: Ignas Kunda (Media Indonesia), judul karya Perjuangan Warga Kampung Wololuba Demi Air Keruh.

8. Special Mention Kategori Foto: Chaideer Mahyuddin (Agence France-Presse/AFP), judul karya Vaksin Sehat.

"Awalnya AJI, UNICEF, dengan dukungan Kementerian Kesehatan merencanakan penghargaan dalam situasi yang hangat. Karena dalam situasi pandemi Covid-19, pengumuman ini kemudian disampaikan secara daring," jelas AJI dalam siaran persnya, Rabu (29/4/2020).

"AJI dan UNICEF bekerjasama cukup lama untuk mendorong peningkatan perhatian media tentang isu anak serta meningkatkan kapasitas jurnalis di Indonesia mengenai topik-topik penting ini," lanjut mereka.

Kolaborasi tahun ini juga melahirkan buku kumpulan karya jurnalistik terbaik tentang anak 2020, plus buku saku pedoman pemberitaan tentang anak untuk pekerja media. Buku pedomannya bisa diakses di tautan ini


Bagian dari Kampanye Imunisasi

Penghargaan Liputan Terbaik Isu Anak 2020 AJI-UNICEF diselenggarakan sebagai bagian dari perayaan Pekan Imunisasi Dunia yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan.

Karena itu, selain memberikan penghargaan pada satu jurnalis sebagai pemenang utama untuk setiap kategori, ada pula penghargaan Special Mention untuk liputan isu khusus imunisasi.

Perwakilan UNICEF Indonesia Debora Comini menegaskan imunisasi adalah intervensi kesehatan penting bagi anak yang sudah terbukti dapat mencegah penyakit menular.

“Imunisasi adalah hak anak, dan media punya peran penting untuk memberikan informasi pada publik tentang manfaat imunisasi,” kata Debora.

Hal itu juga diamini Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Kementerian Kesehatan Vensya Sitohang.

“Karena imunisasi adalah hak anak dan menjadi kewajiban orang tua,” ujar Vensya. 

Editor: Agus Luqman

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

RS di Jalur Gaza Kewalahan Tampung Pasien Covid-19

Kabar Baru Jam 7

Kisah Pendamping Program Keluarga Harapan Edukasi Warga Cegah Stunting

Siapkah Sekolah Kembali Tatap Muka?

Eps8. Food Waste