Bantuan Asing Berdatangan, Dukung RI Lawan COVID-19

Pelaksana Tugas Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah mengatakan, diantara sembilan negara itu adalah China dan Uni Emirat Arab. Kedua negara sahabat itu memberikan bantuan APD.

BERITA | NASIONAL

Rabu, 29 Apr 2020 12:48 WIB

Author

Resky Novianto, Lea Citra

Bantuan Asing Berdatangan, Dukung RI Lawan COVID-19

Prajurit TNI AU bongkar muat kotak kardus berisi Alat Pelindung Diri di Lanud Soewondo Polonia, Medan, Sumut (24/4/2020).(Foto: ANTARA/Septianda Perdana)

KBR, Jakarta - Pemerintah memastikan telah menerima bantuan perlengkapan alat medis dari sembilan negara untuk menangani pandemi COVID-19. 

Pelaksana Tugas Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah mengatakan, diantara sembilan negara itu adalah China dan Uni Emirat Arab. Kedua negara sahabat itu memberikan bantuan alat pelindung diri (APD) hingga alat tes PCR. 

Ia juga menyebut, dukungan moril dari puluhan negara mengalir ke Indonesia untuk penanganan wabah virus corona.

"Kalau dukungan internasional, saat ini kita telah menerima mungkin 60 lebih dukungan internasional, dari 9 negara dan kalau tidak salah ada juga organisasi internasional dan organisasi kemasyarakatan luar negeri. Bantuan yang sifatnya untuk negara seperti RRT, Korea Selatan, Uni Emirat Arab itu bentuknya alat medis seperti APD, masker, hand sanitizer, alat tes PCR, itu kurang lebihnya secara umum terkait bantuan," ucap Faizasyah kepada KBR, Rabu (29/4/2020).

Ditambahkannya, peran serta dan partisipasi bantuan negara sahabat kepada Indonesia, menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap penanganan kesehatan di tanah air. Menurutnya, komitmen negara-negara di dunia untuk saling membantu satu sama lain, dari segi suplai bantuan teknis maupun non-teknis dalam rangka memerangi pandemi COVID-19.

"Kita harus cek lagi (negara baru yang memberikan) sejauh mana komitmen negara-negara ya, karena ini pada saat awal sangat membutuhkan perlengkapan medis, dan negara-negara ini siap untuk berbagi. Singapura juga salah satu negara yang memberikan bantuan," ujarnya.

Selain menerima bantuan, kata Faizasyah, Indonesia juga sudah bekerja sama untuk memenuhi kebutuhan peralatan medis bagi negara tetangga, seperti Singapura. "Kita tidak saja menerima bantuan, tapi kita juga aktif mengerakkan ekonomi di Indonesia," tambahnya.

20 Ton dari Uni Emirat Arab

Sebelumnya, Pemerintah Uni Emirat Arab menyerahkan bantuan berupa alat pelindung diri (APD) sebanyak 20 ton kepada Indonesia untuk menangani COVID-19. Bantuan itu langsung dibalas Indonesia, dengan mengirim buah-buahan dan sayur-sayuran segar dari UMKM tanah air. 

Direktur Timur Tengah Kementerian Luar Negeri Rizal Purnama menyampaikan hal itu, di hadapan Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Republik Indonesia Abdulla Salem Al-Dhaher.

"Ada dua hal kolaborasi ini, kita mendapatkan bantuan atau dukungan dari Uni Emirat Arab berupa alat-alat medis, pada saat yang sama pesawat yang kembali ke Uni Emirat Arab akan membawa buah-buahan segar sayur-sayuran dari petani-petani kita dari UMKM kita, sehingga kita bisa memitigasi dampak sosial ekonomi akibat COVID-19," kata Direktur Timur Tengah Kementerian Luar Negeri Rizal Purnama dalam konferensi pers Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB Jakarta, Selasa (28/4/2020).

Rizal menjelaskan, total bantuan medis yang diberikan Uni Emirat Arab kepada Indonesia sebanyak 20 ton. Terdiri dari 100 ribu alat pelindung diri (APD), 500 ribu sarung tangan, 50 ribu masker, 30 ribu sepatu, dan 20 ribu penyanitasi tangan.

Editor: Fadli Gaper 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Mengusung Pilkada yang Sehat dan Berkualitas