Lawan Dampak Corona, Pemerintah Siapkan Kebijakan Ekonomi Tahap Dua

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan salah satu kebijakan tersebut adalah percepatan proses impor bahan baku.

BERITA | NASIONAL

Rabu, 04 Mar 2020 21:57 WIB

Author

Astri Yuanasari, Siti Sadida

Lawan Dampak Corona, Pemerintah Siapkan Kebijakan Ekonomi Tahap Dua

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (tengah) memberikan keterangan pers penanganan dampak corona terhadap ekonomi Indonesia, Senin (2/3/2020). Antara/Sigid K

KBR, Jakarta- Pemerintah akan keluarkan paket kebijakan ekonomi tahap dua guna menangkal dampak corona Covid-19 terhadap perekonomian Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut kebijakan tersebut adalah percepatan proses impor bahan baku, penyederhanaan aturan larangan pembatasan terkait ekspor, pengurangan larangan pembatasan terhadap impor, serta efisiensi proses logistik.

"Kemarin kan ada 500 reputable importir dan itu terkait dengan fasilitas produksinya. Tentu namanya 500 reputable investor itu risikonya rendah, kalau risiko rendah tentu kita berikan fasilitas," kata Airlangga di Jakarta, Rabu (4/3/2020).

Kementrian Keuangan menjelaskan kemudahan proses impor dalam stimulus ekonomi akan diberikan ke 500 importir yang bergantung pada Tiongkok.

Staf Khusus Menteri Keuangan, Masyita Crystallin mengatakan pemerintah memang belum secara resmi mengumumkan daftar importir itu. Tetapi ia memastikan importir yang akan menerima manfaat ini di antaranya importir baja, plastik, hingga obat-obatan.

"Untuk reputasi terbaik, tentu saja importirnya semua-semua itu tepat ya. Karena memang 500 ini adalah memang sudah lama menjadi partner Dirjen Bea Cukai," ujar Masyita pada KBR (04/03/20).

Editor: Ardhi Rosyadi

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Pemeriksaan COVID-19 Bakal Ditingkatkan Jadi 300 Ribu Orang per Bulan

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17