Korsel Jadi Episentrum Corona, Luhut: Investasi Hyundai Tetap Jalan

Hyundai adalah perusahaan otomotif asal Korea Selatan (Korsel), negara yang saat ini menjadi episentrum penyebaran Coronavirus Disease-19 (Covid-19) terbesar setelah Cina.

BERITA | NASIONAL

Senin, 09 Mar 2020 19:46 WIB

Author

Resky Novianto, Adi Ahdiat

Korsel Jadi Episentrum Corona, Luhut: Investasi Hyundai Tetap Jalan

Logo Hyundai, perusahaan otomotif asal Korea Selatan. (Foto: Pixabay)

KBR, Jakarta - Menko Maritim dan Investasi Luhut B. Pandjaitan mengungkapkan perusahaan otomotif Hyundai akan tetap melanjutkan agenda investasinya di Indonesia, meski negara asalnya Korea Selatan (Korsel) tengah dilanda wabah Covid-19.

"Mereka (investor) memang masih melihat ketidakpastian ini, cukup harus hati-hati menghadapi, dan mereka mengapresiasi bahwa Indonesia dalam penanganan Coronavirus ini cukup bagus, tidak ada kepanikan, semua tenang dan kalau soal ekonomi kena, semua kena," kata Luhut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (9/3/2020).

"Tapi kemarin saya lihat ini Hyundai masih akan groundbreaking April (2020) awal. Tadi Presiden setuju lakukan groundbreaking, mudah-mudahan dengan (perusahaan) LG juga ikut untuk lithium baterai," lanjutnya.


Korsel Negara Episentrum Covid-19 Terbesar Setelah Cina

Saat ini Korsel merupakan salah satu negara episentrum penyebaran Coronavirus Disease-19 (Covid-19) terbesar setelah Cina.

Menurut data WHO, pada 20 Januari 2020 baru ada 1 kasus Covid-19 di Korsel. Tapi hari ini, 9 Maret 2020, jumlahnya sudah melonjak hingga menembus 7.300-an kasus.

Sekarang pemerintah Indonesia sudah menerapkan larangan masuk bagi warga dari beberapa wilayah Korsel, yakni Kota Daegu dan Provinsi Gyeongsangbuk-do.

Warga Korsel dari luar dua wilayah tersebut masih boleh masuk Indonesia, namun dikenakan syarat khusus seperti harus membawa sertifikat kesehatan dan Health Alert Card.

Editor: Ardhi Rosyadi

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 14

Kabar Baru Jam 13

Kabar Baru Jam 15

Kabar Baru Jam 12

Kabar Baru Jam 11