Jokowi Impor 105 Ribu APD untuk Tenaga Medis, Belum Bisa Produksi Mandiri?

Di Korsel, pemerintahnya berupaya memenuhi kebutuhan APD secara mandiri dengan mengembangkan industri dalam negeri.

BERITA | NASIONAL

Senin, 23 Mar 2020 14:14 WIB

Author

Resky Novianto, Adi Ahdiat

Jokowi Impor 105 Ribu APD untuk Tenaga Medis, Belum Bisa Produksi Mandiri?

Petugas melakukan disinfeksi di Masjid Agung Tasikmalaya, Jawa Barat, menggunakan APD dari jas hujan plastik (18/3/2020). (Foto: ANTARA)

KBR, Jakarta- Presiden Jokowi memastikan sudah ada 105 ribu alat pelindung diri (APD) impor untuk para tenaga medis yang kini tengah berjibaku menangani pasien yang terpapar virus corona. Jokowi menyebut APD impor itu siap didistribusikan ke berbagai wilayah Indonesia mulai Senin (23/3/2020).

"Bahwa sekarang ini 180 negara kurang lebih, semuanya berebutan untuk mendapatkan baik itu APD, masker, sanitizer semuanya, semua negara. Dan kita alhamdulillah pada hari Sabtu kemarin (21/3/2020) kita telah siap lagi 105 ribu APD yang ini akan didistribusikan ke seluruh RS yang ada di Tanah Air," kata Jokowi di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020).

Jokowi memaparkan rincian pendistribusian 105 ribu APD impor ini adalah:

  • DKI Jakarta, Bogor, dan Banten: 45 ribu APD;
  • Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DIY, dan Bali: 40 ribu APD;
  • Seluruh Provinsi di luar pulau Jawa: 10 ribu APD, dan;
  • Stok cadangan: 10 ribu APD.


Berita Terkait: PPNI: Petugas Medis Indonesia Butuh Jutaan alat Pelindung Diri


Korsel Amankan Stok APD dengan Menggenjot Industri Domestik

Seperti diutarakan Jokowi, di tengah wabah Covid-19 ini kebutuhan penyediaan APD untuk tenaga medis memang meningkat di berbagai negara.

Kendati begitu, ada juga negara-negara yang berupaya memenuhi kebutuhan tersebut dengan menggenjot produksi dalam negeri alih-alih mengimpor.

Di Korea Selatan, misalnya. Demi mengatasi kekurangan APD selama wabah Covid-19, pemerintah Korsel mengembangkan industri domestik untuk memproduksi APD, sekaligus untuk menyerap tenaga kerja yang kehilangan mata pencaharian akibat wabah.

Pemerintah Korsel juga dengan tegas memastikan bakal mengamankan stok APD di dalam negerinya sebanyak 1,8 juta unit pada Maret 2020 kemudian 2,5 juta unit pada April 2020.

Editor: Sindu Dharmawan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Bagaimana Ketersediaan Tenaga Medis untuk Penanganan Covid-19

Kabar Baru Jam 17

Kabar Baru Jam 15

Benarkah Ada Microchip Dipasang dalam Vaksin?

Indonesia Menuju Darurat Tenaga Kesehatan?