Disnaker DKI Imbau Perusahaan Kerja dari Rumah

"Diharapkan kepada para pimpinan perusahaan untuk dapat mengambil langkah-langkah pencegahan terkait resiko penularan infeksi Coronavirus Disease (Covid-19) dapat melakukan pekerjaan di rumah."

BERITA | NASIONAL

Senin, 16 Mar 2020 13:19 WIB

Author

Adi Ahdiat

Disnaker DKI Imbau Perusahaan Kerja dari Rumah

Peta sebaran pasien positif Covid-19 (merah) dan pasien menunggu hasil pemeriksaan (kuning) di Jakarta (14/3/2020). (Pemprov DKI Jakarta)

KBR, Jakarta - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) DKI Jakarta mengimbau perusahaan-perusahaan di Jakarta agar menghentikan sementara kegiatannya demi mencegah meluasnya wabah Covid-19.

Imbauan itu disampaikan melalui Surat Edaran tentang Himbauan Bekerja di Rumah (Work From Home) tertanggal 15 Maret 2020.

Isi suratnya adalah:

1. Diharapkan kepada para pimpinan perusahaan untuk dapat mengambil langkah-langkah pencegahan terkait resiko penularan infeksi Coronavirus Disease (Covid-19) dapat melakukan pekerjaan di rumah.

2. Langkah-langkah pencegahan dimaksud dapat dikelompokkan ke dalam 3 kategori sebagai berikut:

  • Perusahaan untuk sementara waktu dapat menghentikan seluruh kegiatan usahanya.
  • Perusahaan untuk sementara waktu dapat mengurangi sebagian kegiatan usahanya (sebagian karyawan, waktu, dan fasilitas operasional).
  • Perusahaan yang tidak dapat menghentikan kegiatan usahanya, mengingat kepentingan langsung yang berhubungan dengan Pelayanan Kesehatan, Kebutuhan Bahan-Bahan Pokok, dan BBM.

3. Dalam mengambil langkah-langkah kebijakan tersebut di atas, agar melibatkan para Pekerja/Buruh dan/atau Serikat Pekerja/Serikat Buruh di Perusahaan.

4. Melaporkan langkah kebijakan yang diambil kepada Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi dan Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi di 5 (lima) wilayah kota Administrasi DKI Jakarta dan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu.

Imbauan ini merupakan turunan dari Instruksi Gubernur (Ingub) DKI Jakarta tentang Peningkatan Kewaspadaan terhadap Risiko Penularan Infeksi Coronavirus Disease (Covid-19), yang dikeluarkan Anies Baswedan akhir Februari 2020.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Belajar dari Italia, Seperti Apa Karantina Wilayah yang Efektif?

Jokowi Janjikan Bantuan ke Pekerja Informal agar Tidak Mudik di Tengah Wabah Korona

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18