50 Bus Sekolah Dikerahkan untuk Angkut Tenaga Medis Covid-19 di Jakarta

Pengerahan bus sekolah itu dilakukan untuk memperlancar mobilitas tenaga medis di tengah pembatasan layanan angkutan umum di Jakarta.

BERITA | NASIONAL

Kamis, 26 Mar 2020 02:27 WIB

Author

Wahyu Setiawan

50 Bus Sekolah Dikerahkan untuk Angkut Tenaga Medis Covid-19 di Jakarta

Petugas menyemprotkan disinfektan di bus transportasi di Bogor, Jawa Barat, Senin (16/3/2020). ANTARA FOTO/Arif Firmansyah.

KBR, Jakarta- Pemprov DKI mengerahkan 50 unit bus sekolah untuk mengangkut tenaga medis yang menangani pasien Covid-19 di ibu kota. 

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, pengerahan bus sekolah itu dilakukan untuk memperlancar mobilitas tenaga medis di tengah pembatasan layanan angkutan umum di Jakarta.

"Jadi sebagaimana kita ketahui, dengan adanya pembatasan layanan umum, maka tentu pergerakan para tim medis Covid-19 ini harus difasilitasi. Jadi sejak minggu lalu kami bersama-sama Dinas Kesehatan dan juga Palang Merah Indonesia itu sudah menyiapkan 50 unit bus sekolah," ujar Syafrin saat dihubungi KBR, Rabu (25/3/2020).

Syafrin Liputo menambahkan, puluhan bus itu akan dikerahkan untuk mengangkut tenaga medis dari maupun menuju rumah sakit penanganan Covid-19.

Adapun tenaga medis itu adalah kalangan dokter, perawat serta pegawai rumah sakit yang bekerja di giliran (shift) malam.

Sesuai Standar Prosedur WHO

Operasional bus untuk menjemput tenaga medis ini diklaim memenuhi standar prosedur yang diterapkan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Standar prosedur itu seperti, penggunaan alat pelindung diri untuk kru bus, mencuci tangan sebelum dan setelah antar-jemput serta pengecekan kesehatan sopir dan awak transportasi. 

Editor: Ardhi Rosyadi

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Cegah Corona, Prancis Perpanjang Lockdown

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Gubernur Jakarta Usulkan Ojek Daring Tetap Boleh Layani Penumpang Selama PSBB