Share This

DPD Gerindra Desak Pengurus Pusat Segera Deklarasikan Prabowo Sebagai Capres

DPD Gerindra DKI Jakarta sudah meminta DPP untuk menanggapi desakan deklarasi pencapresan Prabowo lambat awal April mendatang.

BERITA , NASIONAL

Minggu, 11 Mar 2018 17:09 WIB

Foto: Dwi Reinjani

KBR,Jakarta- Ribuan orang pendukung partai Gerindra memadati lapangan sepak bola Arcici, Cempaka Putih, Jakarta. Mereka mendesak pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra segera mendeklarasikan Prabowo Subianto sebagai calon presiden.

Menurut ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, Muhammad Taufik, pihaknya sudah meminta kepada DPP secara resmi untuk segera menanggapi hal tersebut paling lambat hingga awal April mendatang.

"Ini kan kita serap suara masyarakat, suara rakyat Jakarta, saya kira sebagian besar rakyat Indonesia ini meminta kepada DPD-DPD Gerindra untuk segera menyampaikan kepada DPPnya, agar segera dicalonkan Pak Prabowo sebagai calon presiden. Nah setelah ini saya kira DPP mustinya menyauti karena inikan suara masyarakat. (Prabowo akan hadir?) Saya kira yang paling penting adalah hadirnya suara rakyat buat pak Prabowo," ujar Taufik, Minggu (11/03/2018).

Ditanya mengenai tanggapan Prabowo sebagai calon presiden yang diusung, Taufik mengklaim Prabowo siap mengemban amanat masyarakat. Kendati demikian menurutnya Prabowo belum memberi pernyataan ataupun tanggapan resmi terkait hal tersebut.

"Belum ya, habis ini, habis didorong masyarakat baru reaksi pak prabowo seperti apa. Tapi saya yakin beliau akan jawab suara masyarakat seperti yang dikehendaki masyarakat.(Kapan Prabowo diberi waktu untuk deklarasi?)saya kira bulan depan maksimal minggu pertama April akan disauti pak Prabowo." 

Selain Prabowo menurut Taufik, Gerindra tidak memiliki calon alternatif lain untuk diusung. Di samping itu, kata dia, Gerindra sudah sepakat hanya mengusung satu nama saja.

Terkait pendamping Prabowo dalam pilpres 2019 mendatang, Taufik menyerahkan seluruhnya kepada Prabowo Subianto. Namun kata Taufik, pendamping Prabowo harus bisa bekerjasama dan menyesuaikan diri dengan visi misi yang akan diusung nanti. 

"Saya kira begini, Gerindra terbuka untuk mengajak koalisi siapapun partai manapun, kita punya capres. Karena kita engga bisa sendiri jadi kita coba diskusikan dengan partai lain, seperti PAN, PKS, PKB dan lainnya."  

Editor: Sasmito

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.