Mudik 2019, Jalan Layang Tol Cikampek akan Digunakan

"Ada pembangunan kereta cepat dan LRT, saat mudik minimal mengurangi itu atau memindahkan ke tempat yang lain"

NASIONAL

Selasa, 26 Feb 2019 12:24 WIB

Author

Farid Hidayat

Mudik 2019, Jalan Layang Tol Cikampek akan Digunakan

Pekerja menyelesaikan pengerjaan pembangunan Jalan Tol layang Jakarta-Cikampek II , di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (13/2/2019). (Foto: Antara)

KBR, Jakarta- Direktorat Jendral Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan   akan mencoba jalan tol layang Jakarta-Cikampek.  Dirjen Hubdar, Budi Setiyadi menjelaskan  pada arus mudik lebaran 2019  jalan tol layang Jakarta-Cikampek dapat digunakan secara fungsional.

Kata dia, penggunaan  ini masih perlu koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Jasa Marga.

"Tapi saya minta lagi kepada Dirut Jasa Marga nanti posisi terakhir saat lebaran Tol Jakarta-Cikampek seperti apa? Kemudian juga Jakarta-Cikampek juga ada pembangunan kereta cepat dan LRT, saat mudik minimal mengurangi itu atau memindahkan ke tempat yang lain jangan dari Jakarta-Cikampek yang di push pekerjaan yang nanti menghambat transportasi dari Jakarta," kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan , Budi Setiyadi, di  Jakarta, Selasa (26/02/2019).

Lebih lanjut, Budi mengatakan penggunaan tol layang Jakarta-Cikampek merupakan hal yang baru akan dipersiapkan pada arus mudik lebaran 2019. Pada jalan tol Jakarta-Cikampek akan diatur pembatasan kendaraan tiga sumbu keatas dari Jakarta Ke Cikampek dapat tidak diberlakukan.

Selain itu pembatasan angkut pada arus mudik lebaran 2019 akan diperluas ke berbagai daerah seperti di kota-kota besar dan juga wilayah penyebrangan.

"Kemudian adalah masalah dari Surabaya sampai ke Malang sekarang masih ada dalam penyelesaian ruas jalannya, itu nanti juga akan kita lihat. Dalam rapat kali ini saya coba akan putuskan apakah pembatasan angkutan barang apakah sama dengan tahun lalu atau tidak," jelasnya.

Editor: Rony Sitanggang



 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.