Pascatewasnya Qasem Soleimani, Menlu Retno Minta WNI di Irak-Iran Waspada

Kemenlu telah mengeluarkan rilis yang meminta WNI untuk segera menghubungi KBRI dan KJRI melalui hotline yang telah diumumkan, jika memerlukan bantuan.

BERITA | NASIONAL

Rabu, 08 Jan 2020 15:09 WIB

Author

Astri Septiani

Pascatewasnya Qasem Soleimani, Menlu Retno Minta WNI di Irak-Iran Waspada

Menlu Retno Marsudi saat Pernyataan Pers Tahunan Kemenlu 2020 di Jakarta, Rabu (8/1/2020). (Foto: Antara/Aditya Pradana Putra)

KBR, Jakarta - Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi meminta Warga Negara Indonesia di Irak dan Iran untuk waspada terhadap situasi yang memanas, usai serangan pesawat tanpa awak milik Amerika yang menewaskan Jenderal Iran, Qasem Soleimani, di Irak, Jumat (3/1/2020).

Retno juga meminta WNI di Irak dan Iran untuk mengikuti infomasi dari otoritas setempat, yaitu Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI), terkait perkembangan situasi dan keamanan di masing-masing negara.

Retno menyebut, Kemenlu telah mengeluarkan rilis yang meminta WNI untuk segera menghubungi KBRI dan KJRI melalui hotline yang telah diumumkan, jika memerlukan  bantuan.

"Tidak hanya di Teheran, di Baghdad, tetapi juga di wilayah-wilayah sekitarnya, just in case WNI kita memerlukan bantuan. Karena sekali lagi kita yakin kalau kita bicara mengenai kawasan, maka jumlah WNI kita akan lebih 1 juta. Dan di Kementerian Luar Negeri sendiri, crisis center (pusat krisis) sudah dihidupkan dan dengan ada nomor telepon yang kita masukkan di dalam rilis Kementerian Luar Negeri pagi ini," kata Retno ditemui di Kantor Kemenlu, Rabu (8/1/20).

Retno melanjutkan, pemerintah juga telah mematangkan contigency plan, atau rencana atau langkah menghadapi sesuatu hal yang tidak diharapkan, seperti berkoordinasi dengan duta besar. Rencana itu, katanya, sebagai antisipasi apabila eskalasi ketegangan meningkat.

"Akan ada rapat koordinasi dengan para duta besar Indonesia untuk mendengarkan perkembangan terbaru yang terjadi di kawasan Iran dan Irak," katanya.

Retno Marsudi juga berharap negara-negara yang berseteru agar dapat menahan diri supaya tidak terjadi eskalasi yang mungkin bakal berdampak buruk kepada negara-negara lain di dunia.

"Kalau bicara mengenai masalah concern, kita (Indonesia) sangat concern terhadap perkembangan situasi yang terjadi saat ini dan concern ini sudah kita sampaikan kepada pihak Amerika dan Iran dengan satu harapan bahwa kita berharap, semua pihak yang terkait dapat menahan diri.  Sehingga, tidak terjadi eskalasi yang lebih buruk lagi karena kita tahu kalau terjadi eskalasi yang lebih tinggi maka dampaknya tidak akan dapat terlokalisir. Dampaknya pasti akan dirasakan baik oleh kawasan maupun oleh dunia termasuk ekonomi dunia, yang tanpa terjadinya eskalasi, sudah cukup tertekan saat ini," pungkasnya.


Editor: Kurniati Syahdan
 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Jaksa Agung Diminta Klarifikasi Pernyataan bahwa Tragedi Semanggi I-II Bukan Pelanggaran HAM Berat