Industri Pengolahan Jadi Andalan Ekspor, Tapi Upah Pekerjanya di Bawah Rata-Rata

Kementerian Perindustrian menyebut Industri Pengolahan menyumbang 75 persen dari total ekspor Indonesia. Tapi, upah pekerjanya di bawah rata-rata nasional.

BERITA | NASIONAL

Kamis, 16 Jan 2020 18:35 WIB

Author

Adi Ahdiat

Industri Pengolahan Jadi Andalan Ekspor, Tapi Upah Pekerjanya di Bawah Rata-Rata

Pekerja industri pengolahan kedelai Edamame di Jatim (26/12/2019). Perusahaan ini memproduksi kedelai Edamame untuk pasar ekspor. (Foto: ANTARA)

KBR, Jakarta - Industri Pengolahan memberi kontribusi paling besar terhadap nilai ekspor nasional.

Menurut rilis Kementerian Perindustrian, setahun belakangan nilai ekspor Industri Pengolahan mencapai US$126,57 miliar atau sekitar 75,5 persen dari total ekspor Indonesia.

"Pemerintah memang sedang fokus menggenjot nilai ekspor untuk memperbaiki neraca perdagangan kita,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam rilisnya, Kamis (16/1/2020).

Kementerian Perindustrian menyebut lima sektor Industri Pengolahan yang punya sumbangsih terbesar adalah:

  • Makanan;
  • Logam dasar;
  • Bahan kimia dan barang dari bahan kimia;
  • Pakaian jadi, serta;
  • Kertas dan barang dari kertas.


Upah Pekerjanya di Bawah Rata-Rata Nasional

Kendati memberi sumbangsih besar untuk neraca perdagangan, ternyata upah pekerja Industri Pengolahan rendah, bahkan di bawah rata-rata nasional.

Angkanya tercatat dalam Laporan Bulanan Data Sosial Ekonomi Januari 2020 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), Senin (13/1/2020).

Menurut laporan tersebut, rata-rata upah pekerja nasional adalah Rp2,9 juta per bulan. Namun, rata-rata upah pekerja Industri Pengolahan hanya Rp2,8 juta per bulan.

Kelompok industri lain yang upah pekerjanya di bawah rata-rata adalah:

  • Konstruksi;
  • Jasa Pendidikan;
  • Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang;
  • Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor;
  • Penyediaan Akomodasi dan Makan-Minum;
  • Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, serta;
  • Jasa Lainnya.

 Editor: Agus Luqman

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 10

Istana Buckingham Mencopot Gelar Kerajaan Pangeran Harry dan Istrinya

Prakiraan Cuaca Dari BMKG

Presiden Minta Semua ASN Nanti Pindah ke IKN Baru

Kabar Baru Jam 8