Jokowi Janjikan Relokasi dan Rumah ke Korban Tsunami Lampung

"Kita akan masuk ke tahap rekonstruksi dan pembangunan. Tidak ada hunian sementara. Jadi langsung akan dibangun rumah tapi di kira-kira 400 meter dari sini. Direlokasi karena lokasinya rawan tsunami"

BERITA , NASIONAL

Rabu, 02 Jan 2019 14:44 WIB

Author

Dian Kurniati

Jokowi Janjikan Relokasi dan Rumah ke Korban Tsunami Lampung

Presiden Jokowi mengamati bangunan yang rusak akibat tsunami Selat Sunda di Desa Kunjir, Rajabasa Lampung Selatan, Lampung. (Foto: Antara/Wahyu Putro A)

KBR, Jakarta - Presiden Joko Widodo berjanji akan merelokasi semua korban tsunami Selat Sunda di Lampung. Ia juga berjanji akan membuatkan rumah baru untuk korban tsunami Lampung.

Menurutnya, Pemerintah memiliki lahan seluas 2 hektare yang agak jauh dari pesisir yang nantinya akan dijadikan lokasi relokasi.

Jokowi juga memerintahkan menteri dan kepala daerah untuk memikirkan strategi pemulihan wilayah pasca-bencana, setelah proses evakuasi korban rampung.

“Kita akan masuk ke situ, ke tahap rekonstruksi dan pembangunan. Tidak ada hunian sementara. Jadi langsung akan dibangun rumah tapi di kira-kira 400 meter dari sini. Ada tanah 2 hektare, direlokasi karena memang lokasinya di sini sangat rawan tsunami,” kata Jokowi dalam keterangan persnya yang diterima KBR, di Jakarta, Rabu (2/1/2019).

Baca: Tahun Peringatan  

Rabu siang, Jokowi dan sejumlah menteri meninjau beberapa titik yang terdampak tsunami Selat Sunda yang juga melanda Lampung, 22 Desember 2018 lalu.

Lokasi yang dikunjungi Jokowi adalah Kecamatan Rajabasa dan Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan.

Setelah itu, Presiden Jokowi juga meninjau korban tsunami yang dirawat di rumah sakit di Kabupaten Lampung Selatan.

Baca juga:


Editor: Kurniati

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Pansel Capim KPK Diminta Tak Loloskan Kandidat Bermasalah