Share This

Pemerintah Pastikan 4 Ribu Tenaga Medis Segera jadi PNS

"Segera kita bawa ke Presiden, mudah-mudahan dalam tempo tak terlalu lama Keppresnya segera selesai."

BERITA , NASIONAL

Jumat, 19 Jan 2018 14:03 WIB

Pemerintah Pastikan 4 Ribu Tenaga Medis Segera jadi PNS

Ilustrasi: Seleksi CPNS. (Foto: Antara)

KBR, Jakarta- Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko memastikan pengangkatan pegawai tidak tetap (PTT) tenaga medis menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) tinggal menunggu Keputusan Presiden (Kepres). Kata dia, pembahasan hari ini dengan Menkopolhukam, Menpan RB, dan Kemenkes membicarakan soal teknis pengangkatan untuk kemudian dibawa ke Istana.

Dia memastikan Keppres untuk mengangkat lebih 4 ribu  pegawai tidak tetap itu akan diterbitkan dalam waktu dekat.

"Kita semua berdiskusi bagaimana teman-teman tenaga medis bisa diakomodasi menjadi calon (PNS). (Keputusannya?) Ini masih pembahasan,‎ nanti segera kita bawa ke Presiden, mudah-mudahan dalam tempo tak terlalu lama Keppresnya segera selesai. (Jumlahnya?) 4.143," ucapnya di Kantor Menkopolhukam, Jakarta, Jumat (19/01).

Kata dia, setelah pengangkatan tenaga medis ini,  akan disusul dengan pegawai tidak tetap dari sektor lainnya.

Menurut dia, Menteri PAN-RB Asman Abnur tidak mempermasalahkan rencana ini dan dari segi keuangan pun dinilai tak memberatkan.

"iya   secepatnya yah. Dari sisi Menpan tidak ada masalah, keuangan tidak ada masalah, Menkes juga  tidak ada masalah," ucapnya.

isisi lain, Menteri Kesehatan, Nila F Moeloek menyambut baik rencana tersebut. Kata dia, Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang akan diangkat terdiri dari dari dokter gigi dan bidan.

"Ini sudah bagus dan harapannya lebih cepat dan ada kepastian. Nah nanti ada administratif. (Lamanya kapan bu?) Ya tidak tau. Lamanya administratif kok jadi cepet. Biasanya cepet yang penting ada keputusan," ucapnya.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.