Tugce Albayrak Simbol Keberanian Perempuan Jerman

Tugce terlibat adu mulut dan baku hantam dengan para pelaku karena dia berusaha mati-matian menyelamatkan dua perempuan malang itu.Keberanian Tugce berhasil menyelamatkan dua gadis itu.

INTERNASIONAL

Jumat, 05 Des 2014 11:49 WIB

Author

Antonius Eko

Tugce Albayrak Simbol Keberanian Perempuan Jerman

Tugce Albayrak, Jerman

Sabtu (15/11) dini hari, Tugce Albayrak mendengar teriakan yang datang dari sebuah toilet di restoran cepat saji di Kota Offenbach dekat Frankfurt Jerman. Dua perempuan tengah mengalami pelecehan seksual. 


Tugce terlibat adu mulut dan baku hantam dengan para pelaku karena dia berusaha mati-matian menyelamatkan dua perempuan malang itu.Keberanian Tugce berhasil menyelamatkan dua gadis itu. 


Namun para pelaku tak langsung kabur. Mereka menunggu perempuan berusia 23 tahun itu di luar restoran. Melihat Tugce keluar dari restoran, mereka langsung mengeroyoknya. ugce tubuhnya dipukuli dan kepalanya ditinju sehingga Tugce jatuh tak sadarkan diri dan kepalanya membentur semen. 


Tugce koma selama 2 minggu.  tim dokter menyimpulkan mahasiswi keguruan itu tak akan pernah sadar karena mengalami mati otak.


Merasa kasihan, ibunya  meminta dokter untuk mematikan alat bantu yang selama ini digunakan untuk menopang hidup Tugce. Gadis itu  meninggal tepat di hari ulang tahunnya yang ke-23


Kematian Tugce pada 28 November lalu membuat seluruh Jerman menangis. Gadis Muslim Jerman yang berdarah Turki itu dimakamkan pada 30 November di kota kecil Wachtersbach. 


Hakan Akbulut, ketua Uni Islam Turki-Jerman untuk urusan Agama, hadir bersama sejumlah tokoh penting. Salah satunya Volker Bouffier, menteri negara bagian Hesse, Dubes Turki untuk Jerman, dan sejumlah politisi lokal dan federal.


Seluruh warga Jerman dari berbagai agama dan budaya turut menangis akan kepergian gadis pemberani itu.


Pasca kejadian itu, seorang pemuda Serbia-Muslim usia 18 tahun ditangkap polisi, tapi belum dikenakan tuduhan.


Kematian Tugce menimbulkan gelombang kemarahan dan belasungkawa di seluruh Jerman. Terlebih, peristiwa itu terjadi di tengah kekhawatiran akas penurunan keselamatan publik.


Sebuah petisi Internet muncul, dan ditanda-tangani 170 ribu orang, meminta pemerintah Jerman menghormati pengorbanan Tugce dengan medali Federal Order of Merit. (dari berbagai sumber) 


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

KPK Serukan Penerapan Sertifikasi Sistem Manajemen Antisuap