Komite Investigasi Myanmar Yakin Pekerja Migran Tak Bunuh Wisatawan Inggris

KBR - Komite Investigasi Myanmar percaya dua warga Myanmar yang dituduh membunuh 2 wisatawan Inggris di Thailand, tidak bersalah. Sayangnya, saksi yang bisa membuktikan mereka tak bersalah, mengaku takut kepada polisi Thailand jika mereka bersaksi.

INTERNASIONAL

Kamis, 18 Des 2014 20:33 WIB

Author

Eli Kamilah

Komite Investigasi Myanmar Yakin Pekerja Migran Tak Bunuh Wisatawan Inggris

Thailand, burma

KBR - Komite Investigasi Myanmar percaya dua warga Myanmar yang dituduh membunuh 2 wisatawan Inggris di Thailand, tidak bersalah. Sayangnya, saksi yang bisa membuktikan mereka tak bersalah, mengaku takut kepada polisi Thailand jika mereka bersaksi.

Reuters melansir, Kamis (18/12), Kepala Komite Investigasi Kyaw Thaung, mengatakan sudah mewawancarai 40 warga sekitar. Dia menyebut punya bukti kuat, yang mampu membebaskan mereka. 


Sebelumnya, Dua wisatwan Inggris, Hannah Witheridge dan David Miller, ditemukan tewas pada 15 September di pulau Thailand selatan Koh Tao. Pemeriksaan menunjukkan keduanya menderita luka berat di kepala.

Selain itu Witheridge terbukti diperkosa. Zaw Lin dan Win Phyo pekerja migran Myanmar mengaku membunuh kedua wisatawan tersebut. Tetapi kemudian menarik pengakuannya. Mereka mengatakan telah dipukuli dan diancam polisi Thailand.

Editor: Pebriansyah Ariefana

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Utang Negara Kian Meningkat

Kabar Baru Jam 7

Peran UMKM Pangan dalam Pemberdayaan Ekonomi Gambut

Kabar Baru Jam 8

Desakan Memberantas Intoleransi di Sekolah