covid-19

AS Tuding Korut Dalang Peretasan Sony Pictures

Amerika Serikat menuding Korea Utara berada di belakang peretasan perusahaan Sony Pictures, yang menyerah karena masalah keamanan. Perusahaan ini juga membatalkan pemutaran film fiksi tentang komplotan untuk membunuh pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un.

INTERNASIONAL

Jumat, 19 Des 2014 09:00 WIB

Author

Zulfian Bakar

AS Tuding Korut Dalang Peretasan Sony Pictures

AS, Sony Pictures

KBR – Amerika Serikat menuding Korea Utara berada di belakang peretasan perusahaan Sony Pictures, yang menyerah karena masalah keamanan. Perusahaan ini juga membatalkan pemutaran film fiksi tentang komplotan untuk membunuh pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un.

Soal itu di sebut penyidik di Amerika Serikat yang enggan disebutkan namanya. Peretasan besar-besaran telah mengakibatkan kebocoran puluhan ribu dokumen dan ancaman serangan teroris kalau film berjudul "The Interview" tersebut diputar di bioskop.

Sony Pictures mengatakan membatalkan pertunjukan perdana film “The Interview” tanggal 25 Desembersetelah beberapa jaringan bioskop besar memutuskan untuk tidak memutar film tersebut. Sony belum menetapkan rencana lain untuk merilisnya.

Sebuah kelompok peretas yang menamakandiri Guardians of Peace sebelumnyamengancam orang-orang yang menonton film "The Interview“ itu. Kelompok ini menyebut serangan 11 September 2001 di Amerika dan memperingatkan orang-orang untuk menjauh dari bioskop-bioskop yang memutar film tersebut.
 
DSementara itu, Departemen Luar Negeri AS membantah laporan media bahwa mereka member dukungan bagi film tersebut. Juru bicara Deplu AS Jen Psaki mengatakan Pemerintahn AS tidak terlibat dalam mengaturcerita film-film atau hal-hal terkait di dalamnya. (VOA)

Editor: Anto Sidharta

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

UU Cipta Kerja Bermasalah, Formil dan Materiil

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17