Seorang Pria Tewas Akibat Serangan Hiu di Australia

Seorang pria meninggal akibat serangan hiu di Kepulauan Whitsunday, Australia timur laut pada Senin (5/11/2018).

BERITA , INTERNASIONAL

Rabu, 07 Nov 2018 14:07 WIB

Author

Pricilia Indah Pratiwi

Seorang Pria Tewas Akibat Serangan Hiu di Australia

Ilustrasi. (Foto: Getty Images)

KBR - Seorang pria meninggal akibat serangan hiu di Kepulauan Whitsunday, Australia bagian timur laut pada Senin (5/11/2018). Serangan itu terjadi di Cid Harbor, sebuah teluk yang dikelilingi pantai di daerah wisata populer di pesisir utara Queensland.

Menurut polisi Queensland, pria itu sedang berselancar (surfing) menggunakan dayung (paddle board). Ketika pria itu melompat dari papan surfing, ia diserang oleh hiu. Dilansir dari Reuters, ia menderita luka parah pada kaki dan lengannya.

Steve O'Connel selaku inspektur patroli Whitsundays mengatakan, pria itu telah kehilangan banyak darah dan mulai mengalami serangan jantung. Teman-teman dan regu penyelamat di tempat kejadian mencoba menyadarkan pria itu sampai ia dilarikan ke Rumah Sakit Pangkalan Mackay.

"Setiap upaya keras dilakukan untuk menyelamatkan pria itu," kata O'Connell.

"Luka dan reaksinya terhadap luka-luka itu sangat parah, sehingga, sayangnya, ia tidak bisa bertahan lama," tuturnya lagi.

Polisi mengatakan belum bisa secara terbuka mengidentifikasi pria itu karena masih menghubungi kerabat dekatnya.

Serangan tersebut menyusul dua insiden lain pada September lalu, di mana seorang gadis 12 tahun dan pria 46 tahun mengalami luka parah akibat serangan hiu. Keduanya sedang berenang di daerah yang sama.

Oleh karena insiden tersebut, otoritas perikanan Australia membunuh enam hiu, termasuk hiu harimau berukuran 3,7 meter di daerah Kepulauan Whitsunday.

"Tanda-tanda peringatan akan dipasang di sekitar area yang menunjukkan agar orang-orang tidak berenang di wilayah itu," kata Menteri Pariwisata, Kate Jones seperti dikutip dari CNN.



Editor: Nurika Manan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - INTERNASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Masyarakat Sipil Tolak Rencana Amandemen UUD 1945