Share This

Live Stream dari Den Haag: Tribunal 2015

Sejumlah pegiat hak asasi manusia, akademisi lantas menggagas pembentukan pengadilan rakyat internasional peristiwa 1965. Pengadilan digelar 11 – 13 November di Den Haag.

BERITA , INTERNASIONAL

Selasa, 10 Nov 2015 16:30 WIB

Tahun ini genap 50 tahun tragedi  kelam 1965. Diperkirakan 1 juta warga tewas dan ratusan ribu dipenjara tanpa pengadilan hanya lantaran diberi cap PKI (Partai Komunis Indonesia). Kekejian itu tak berhenti di sana.   Anak keturunan mereka yang bahkan lahir setelah peristiwa terjadi tak luput dari diskriminasi lantaran dilabeli tak bersih lingkungan. 

Sejumlah pegiat hak asasi manusia, akademisi lantas menggagas pembentukan pengadilan rakyat internasional peristiwa 1965. Pengadilan yang digelar 11 – 13 November di Den Haag Belanda itu dilaksanakan untuk membuktikan terjadinya praktik genosida dan kejahatan kemanusiaan pada peristiwa 1965. Sejarah kelam bangsa yang selama ini tak pernah diakui oleh negara. 

Bagaimana jalannya sidang internasional itu? Bukti-bukti apa saja yang dihadirkan dalam sidang? Inilah sidang pengadilan rakyat internasional peristiwa 1965: 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.