Palang Merah Internasional Butuh Suntikan USD 1,68 Miliar

KBR - Komite Palang Merah Internasional/ICRC minta dana USD 1,68 miliar dolar untuk membantu jutaan orang yang hidupnya terkoyak akibat konflik bersenjata dan kekerasan.

INTERNASIONAL

Jumat, 28 Nov 2014 06:24 WIB

Author

VoA

Palang Merah Internasional Butuh Suntikan USD 1,68 Miliar

palang merah, perang

KBR - Komite Palang Merah Internasional/ICRC minta dana USD 1,68 miliar dolar untuk membantu jutaan orang yang hidupnya terkoyak akibat konflik bersenjata dan kekerasan. Banyaknya konflik dan kekerasan di Timur Tengah dan Afrika mengancam stabilitas regional dan membahayakan prospek pembangunan negara-negara miskin.

ICRC mengatakan bentuk konflik-konflik bersenjata mengalami perubahan. Pimpinan ICRC Peter Maurer mengatakan berbagai jenis krisis baru muncul, dalam kombinasi baru dan seringkali berdampak regional.

"Kita tidak lagi dalam situasi di mana ada perbedaan jelas antara konflik bersenjata internal dan internasional dimana ada garis-garis medan pertempuran dan posisi-posisi yang jelas di hadapan kita. Kita melihat konflik bersenjata internasional dan internal, kekerasan kriminal, dan kekerasan antar - masyarakat, muncul diri dalam konteks yang sama," kata Peter Maurer.

Maurer mengatakan konflik di Suriah sejak lama tidak lagi dipandang sebagai perang saudara. Konflik itu menjadi krisis regional yang mencakup Irak, Lebanon dan Yordania. Ia mengatakan ekstremisme memperdalam sebagian konflik yang sedang berlangsung, yang menyebabkan peningkatan prilaku kekerasan.

"Dua ratus ribu orang telah tewas sejak awal konflik di Suriah, 9200 warga sipil telah tewas sejak awal tahun ini di Irak. Suriah dan Irak telah menjadi pusat kekacauan regional dan global," jelasnya.

Suriah adalah tempat operasi ICRC terbesar, disusul Sudan Selatan, Afghanistan, Irak, Somalia, Republik Demokratik Kongo, Israel dan wilayah pendudukannya, Mali, Republik Afrika Tengah dan Ukraina. Maurer mengatakan konflik dan kekerasan tidak hanya membunuh orang namun juga menghentikan pembangunan.

Ia mengatakan sangat menyedihkan menyaksikan bagaimana kemajuan kecil yang dicapai di beberapa negara miskin yang dilanda konflik miskin, hancur. Dia mengatakan sistem kesehatan, air dan sanitasi dan lingkungan dikacaukan oleh kekerasan.

Mengingat peningkatan bahaya konflik, Palang Merah Internasional berencana untuk memusatkan perhatian yang lebih besar untuk melindungi orang-orang terjebak dalam konflik. Tapi ICRC mengatakan akan terus memprioritaskan bantuan kesehatan, khususnya perawatan bedah bagi orang-orang yang cedera.

Editor: Pebriansyah Ariefana

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - INTERNASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Pascapenggerebekan, Mahasiswa Papua di Surabaya Trauma

Cek Fakta Top 5 Hoax of The Week 10 - 16 Agustus 2019