Lagi, Seorang Dokter Meninggal karena Ebola

Rumah Sakit di Amerika Serikat, Nebraska Medical Center menyatakan dokter dari Sierra Leone yang dirawat karena Ebola telah meninggal.

INTERNASIONAL

Selasa, 18 Nov 2014 07:47 WIB

Author

Anto Sidharta

Lagi, Seorang Dokter Meninggal karena Ebola

Dokter, Ebola

KBR – Rumah Sakit di Amerika Serikat, Nebraska Medical Center menyatakan dokter dari Sierra Leone yang dirawat karena Ebola telah meninggal.

Manajemen rumah sakit itu Senin (17/11) waktu setempat merilis pernyataan yang menyebutkan Martin Salia meninggal “akibat gejala-gejala lanjut penyakit tersebut.” Ia adalah pasien Ebola ketiga yang dirawat di rumah sakit itu dan orang kedua yang meninggal akibat Ebola di Amerika.

Gedung Putih menyampaikan belasungkawa kepada keluarga dan kerabatnya. Dalam pernyataannya, Gedung Putih mengatakan, meninggalnya Dr. Salia kembali mengingatkan korban penyakit ini terus bertambah, dan pentingnya upaya serisu untuk mengatasi wabah.

Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO) Jumat pekan lalu melaporkan angka kematian Ebola sedikit naik, dan mengatakan telah terjadi 5.177 kematian dari 14.413 penderita di seluruh dunia, sejak awal wabah itu. WHO menyatakan telah terjadi “kenaikan tajam” jumlah penderita di Sierra Leone, termasuk 421 penularan baru yang dilaporkan minggu terakhir ini.

Hari Minggu lalu (17/11), Liberia, negara di Afrika Barat yang paling parah dilanda wabah Ebola, menetapkan sasaran nasional untuk tidak menemukan penderita baru sebelum Natal, 25 Desember. Presiden Ellen Johnson Sirleaf mengatakan usaha pemulihan di negaranya akan sulit.  Ia mengatakan sistem layanan kesehatan Liberia harus lebih disiapkan untuk menghadapi wabah penyakit apa saja di masa depan dengan perbaikan besar. Lebih 2.800 dari 5.165 kematian akibat Ebola di Afrika Barat terjadi di Liberia.

Hari Minggu, pejabat-pejabat  kesehatan Amerika mengatakan orang-orang yang melakukan perjalanan  dari Mali akan menjalani penyaringan dan pemantauan  serupa seperti orang-orang yang datang dari Liberia, Sierra Leone dan Guinea. Itu termasuk mengukur suhu tubuh orang-orang yang datang dan menanyai  mengenai kesehatan mereka dan kemungkinan bersentuhan dengan penderita virus Ebola. Walau Mali tidak menderita wabah Ebola yang luas, sejumlah penderita sudah dikukuhkan ada di sana dalam beberapa hari ini.

Dalam perkembangan lain, PBB hari Senin mengukuhkan bahwa  manajer krisis Ebola PBB untuk Guinea, Marcel Rudasingwa, telah meninggal. PBB mengatakan ia meninggal bukan karena Ebola. (VOA)

Editor: Anto Sidharta

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - INTERNASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Jokowi Perintah Menkes Segera Tetapkan Kriteria Pembatasan Sosial Berskala Besar