10 Negara yang Masih Menjalankan Praktik Perbudakan

KBR - Perbudakan di zaman modern ini ternyata masih ada. Paling tidak ada 10 negara yang masih 'memelihara' perbudakan.

INTERNASIONAL

Selasa, 25 Nov 2014 07:21 WIB

10 Negara yang Masih Menjalankan Praktik Perbudakan

perbudakan, india

KBR - Perbudakan di zaman modern ini ternyata masih ada. Paling tidak ada 10 negara yang masih 'memelihara' perbudakan.

LSM internasional, Walk Free Foundation mencatat ada 35 juta orang di dunia yang masih menjadi budak. Mereka mengalami apa yang namanya perbudakan modern. Perbudakan modern ini menghalangi hak-hak warga untuk tujuan mengeksploitasi. Mereka ada di 167 negara.

Dalam laporan itu, India sebagai negara yang mempunyai budak tertinggi. Ada 14 juta orang yang menjadi budak. Itu berdasarkan laporan Index Perbudakan Global tahun 2014.

Sementara negara lain yang masih menjalankan praktik perbudakan adalah Amerika Serikat, Pakistan, Republik Demokratik Kongo, dan Uzbekistan. Direktur eksekutif riset global LSM tersebut, Fiona David mengatakan peran ketidakstabilan politik mendorong kerentanan praktik perbudakan itu.

"Dalam situasi konflik, penegakan hukum rusak. Orang tidak lagi memiliki akses ke polisi atau layanan lain untuk melindungi mereka," jelas dia seperti dilansir Huffington Post.

Walk Free Foundation mencatat praktik korupsi menyebabkan perbudakan di suatu negara makin masif. Sebab korupsi menyebabkan aturan hukum menjadi lemah, dan dampaknya masyarakat miskin jadi makin tak terlayani.

"Kami juga meninjau data dari Indeks Pembangunan Manusia PBB Program Pembangunan (HDI). Data ekonomi, seperti produk domestik bruto (PDB) per kapita, berasal dari Dana Moneter Internasional (IMF). Data korupsi dari 2013 Indeks Persepsi Korupsi, yang disusun oleh Transparency International," kata Fiona.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Survei Sebut Mayoritas Masyarakat Ingin Pandemi Jadi Endemi