Penyebaran HIV AIDS di Asia Berpusat di India,Cina dan Indonesia

KBR68H, Washington - Laporan baru PBB yang diluncurkan oleh Program Bersama PBB mengenai HIV-AIDS mengatakan, 4,9 juta orang mengidap virus HIV penyebab AIDS di seluruh kawasan Asia dan Pasifik, yang sebagian besar berpusat di India, Cina danIndonesia

INTERNASIONAL

Rabu, 20 Nov 2013 08:40 WIB

Author

Tony Hotland

Penyebaran HIV AIDS di Asia Berpusat di India,Cina dan Indonesia

hiv aids, penyebaran, asia pasifik, indonesia

KBR68H, Washington - Laporan baru PBB yang diluncurkan oleh Program Bersama PBB mengenai HIV-AIDS mengatakan, 4,9 juta orang mengidap virus HIV, penyebab AIDS di seluruh kawasan Asia dan Pasifik, yang sebagian besar berpusat di India, Cina danIndonesia. Laporan tersebut yang dirilis bertepatan dengan Kongres Internasional ke 11 mengenai AIDS di Asia dan Pasifik mengatakan, angka infeksi baru telah berkuranglebih dari 25 persen sejak 2001.

India, Burma, Nepal, Papua Nugini,dan Thailand melaporkan adanya pengurangan infeksi HIV lebih dari 50 persen dalam sepuluh tahun ini.Tetapi muncul bukti mengenai adanya infeksi HIV baru yang meningkat tajam di Indonesia, Pakistan,dan Filipina. Laju infeksi HIV baru tahunan di kawasan Asia- Pasifik tetap kuatyaitu 350.000 setahun sejak 2008.

Direktur  UNAIDS di Asia Pasifik, Steve Kraus mengatakan, keberhasilan dalam usaha mengurangi infeksi HIV mengalami kemacetan, dan merongrong  usaha PBB mencegah adanya  infeksi baru dan kematianakibat virus itu.

“Kita harus mendapatkan  cara-cara baru. Kami belum melihat penurunan dalaminfeksi barudidalam sepuluh tahun belakangan. Kita harus menantangkeadaan yang  tidak berubah karena adanya  undang-undang, kebijakan dan praktik-praktik yang justru merupakan halangan.Perawatan dan pengobatan tidak ada dan program-program pencegahan belum ditingkatkan,”ujarnya.

Jumlah orang di kawasan itu yang memperoleh pengobatan untuk mengendalikan dan pemeriksaan infeksi virus itu, atau pengobatan antiretroviral naik menjadi1, 25 juta, lebih dari 50 persen terinfeksi. Kematian akibat AIDS juga telah menurun 18 persen sejak tahun 2005, menjadi kira-kira 270.000 tahun 2002.

Laporan tersebut mengatakan, wabah itumerebak paling cepat di kalangan laki-laki yang melakukan hubungan seks dengan laki-laki, dimana 27 juta laki-laki beresiko mengidap virus HIV. Sedangkan di Indonesia, Pakistan dan Filipina, meningkatnya jumlah pengidap infeksi baru HIV terkait dengan orang-orangyang menggunakan suntikan obat-obat terlarang. (VOA)

Editor: Doddy Rosadi

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Belgia Kewalahan Hadapi Gelombang Pandemi

Penerimaan Masyarakat terhadap Vaksin Covid-19 Masih Rendah

Ronde 6 - Petani Tembakau

Kabar Baru Jam 8