Pengiriman Bantuan untuk Korban Topan Haiyan Terhambat

KBR68H, Washington - Pihak berwenang kesulitan untuk mencapai sekitar 600 ribu orang yang kehilangan tempat tinggal karena topan Haiyan.

INTERNASIONAL

Selasa, 12 Nov 2013 07:24 WIB

Author

Zulfian Bakar

Pengiriman Bantuan untuk Korban Topan Haiyan Terhambat

topan haiyan, filipina, bantuan

KBR68H, Washington -  Pihak berwenang kesulitan untuk mencapai sekitar 600 ribu orang yang kehilangan tempat tinggal karena topan Haiyan.

Di Pangkalan Angkatan Udara Villamor di Manila, pesawat-pesawat C130 yang penuh barang-barang bantuan akan menuju Tacloban, salah satu kota yang paling keras dihantam topan di provinsi Leyte.

Sebagian organisasi bantuan mengatakan pengiriman pasokan mereka butuh waktu tiga kali lebih lama untuk mencapai daerah tersebut karena banyak jalan-jalan  darat terhalang oleh tumpukan-tumpukan besar reruntuhan rumah dan pepohonan.

Sebagian warga di Tacloban menjarah toko-toko makanan dan pusat perbelanjaan untuk mendapatkan makanan dan air bersih. Pemerintah Filipina akan mengirim tambahan militer dan petugas polisi untuk memulihkan ketertiban.

Sementara pesawat C130 siap lepas landas.Menteri kabinet presiden, Rene Almendras memberi penjelasan singkat kepada televisi pemerintah. Ia menjelaskan beberapa tantangan terbesar yang dihadapi pemerintah dalam mengatasi krisis tersebut.

Almendras mengatakan untuk mengirim barang-barang saja, banyak rincian operasional dan hambatan yang harus diatasi.

“Saya tidak tahu bagaimana menjelaskannya.Setiap ruang C130 atau setiap kapasitas angkut pesawat C130 dari Manila ke Tacloban sangat penting dan seberapa cepat pesawat bisa kembali.Dan banyak lagi rincian lainnya, bahan bakar pesawat dan lainnya,”ujarnya.

Almendras juga mengatakan, tidak tahu apakah aman untuk melewati rute yang belum diketahui sebelumnya.Ia mengatakan pemerintah pusat perlu mengetahui secara rinci mengenai lokasidesa-desa sehingga militer dan petugas pertolongan pusat bisa mencapai daerah-daerah itu.

Sejumlah kecil jalur komunikasi sedang diperbaiki di lokasi-lokasi yang tidak begitu rusak.Tapi di daerah-daerah yang paling parah dilanda topan, listrik mati dan layanan telepon genggam terputus-putus.

Juru bicara Angkatan bersenjata mengatakan  situasi yang dihadapi  militer “secara keseluruhan sangat berat”. (VOA)

Editor: Doddy Rosadi

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Pandemi dan Dampak Pada Kesehatan Mental Siswa

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Menanti Perhatian pada Kesehatan Mental Pelajar

Kabar Baru Jam 10