Mekanik Mobil Ciptakan Alat untuk Mempermudah Persalinan

KBR68H- Seorang mekanik dari Argentina berhasil menciptakan alat yang mempermudah perempuan saat melahirkan bayi. Perangkat Odon, begitu nama dari alat yang ditemukan leh Jorge Odon tersebut.

INTERNASIONAL

Jumat, 15 Nov 2013 11:15 WIB

Author

Suryawijayanti

Mekanik Mobil Ciptakan Alat untuk Mempermudah Persalinan

odon, kelahiran, bayi, mekanik

KBR68H- Seorang mekanik dari Argentina berhasil menciptakan alat yang mempermudah perempuan saat melahirkan bayi. Perangkat Odon, begitu nama dari alat yang ditemukan oleh Jorge Odon tersebut. Alat itu untuk membantu perempuan ketika persalinannya macet, karena kepala bayi yang terlalu besar sehingga susah keluar atau saat kontraksi yang tiba-tiba berhenti.

Ide penemuan Odon itu datang, saat Jorge  menonton video YouTube tentang cara untuk mengeluarkan gabus yang telah jatuh ke dalam botol anggur.

Cara kerja dari perangkat yang telah diakui oleh Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO ) ini adalah kepala bayi dimasukkan dalam kantong plastik yang digelembungkan, lalu bayi ditarik hingga keluar dari jalan lahir.  Para ahli mengatakan perangkat Odon memiliki potensi untuk mengurangi tingkat bedah sesar di negara kaya serta menurunkan angka kematian bayi dan ibu di negara-negara miskin.

"Ini sangat menarik.  Ini saat-saat kritis dalam hidup,  di mana  sangat sedikit kemajuan teknologi selama bertahun-tahun,"kata Kepala WHO bidang Kesehatan Maternal dan Perinatal, Mario Merialdi.

Saat ini, ketika terjadi persalinan macet , dokter biasanya menggunakan forceps atau cangkir hisap untuk melahirkan bayi. Namun, kedua alat ini memiliki potensi yang menyebabkan pendarahan dan kerusakan pada tengkorak bayi atau tulang belakang .

Sejauh ini, perangkat telah berhasil diuji pada 30 ibu melahirkan di Argentina.Dalam uji klinis yang diawasi oleh WHO, perangkat akan diuji pada 100 perempuan pada persalinan normal di Cina , India dan Afrika Selatan - dan kemudian pada 170 perempuan yang mengalami persalinan macet.

Perangkat Odon telah menerima hibah penelitian dari United States Agency for International Development dan Grand Challenges Canada. Temuan ini akan diproduksi secara massal oleh Becton , Dickinson dan Perusahaan Franklin Lakes, NJ. (foxnews)
 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - INTERNASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 13

Kabar Baru Jam 12

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Korea Utara Melarang Kedatangan Turis Mancanegara Demi Melindungi Penduduknya Dari Virus Corona