Kemoterapi, 85 Persen Bisa Mengalahkan Kanker

KBR68H, Washington - Chris Condetti suami Zuli Palacio, wartawati VOA, mengantar Palacio ke setiap enam putaran kemoterapinya untuk mengobati kanker payudara tahap tiga. Palacio punya alat medis yang di pasang lewat pembedahan di dadanya.

INTERNASIONAL

Sabtu, 16 Nov 2013 20:27 WIB

Author

Tony Hotland

Kemoterapi, 85 Persen Bisa Mengalahkan Kanker

kemoterapi, kanker, penderita

KBR68H, Washington - Chris Condetti suami Zuli Palacio, wartawati VOA, mengantar Palacio ke setiap enam putaran kemoterapinya untuk mengobati kanker payudara tahap tiga. Palacio punya alat medis yang di pasang lewat pembedahan di dadanya.

Alat itu untuk mempermudah dan sedikit mengurangi rasa sakit ketika menjalani obat-obatan.

“Kemoterapi tidak sakit. Kemoterapi membuat orang sangat lelah. Rasa lelah itu tidak akan hilang meskipun sedang tidur,”jelas Palacio.

Sesi kemoterapi Palacio berlangsung rata-rata enam jam, sementara itu ia bisa berbincang-bincang dengan perawat mengenai efek samping perawatannya.

Sekarang apakah terasa lebih sakit di mulut bagian depan atau dibelakang mulut?

Palacio mengatakan yang paling berat adalah suntikan sehari setelah sesi kemoterapi.

“Sehari setelah suntikan itu, kita akan merasa sangat sakit, badan terasa sangat sakit. Sekujur tubuh sakit dan gatal, tulang tulang kaki sangat sakit,”katanya.

Kemoterapi digunakan untuk mencegah penyebaran kanker, memperlambat pertumbuhannya, mengobati penyakit atau memperkecil tumor sebelum pembedahan. Tapi kemoterapi juga punya efek samping yang melemahkan. Kemoterapi membunuh berbagai sel yang berkembang cepat termasuk sel rambut.

Dampak lainnya adalah “kemoterapi otak”. Pasien mengalami kesulitan untuk mengingat.

“Saya menyadari membaca paragraf yang sama tiga sampai empat kali tapi tidak ingat. Saya membacanya dan tidak ingat bagian yang terakhir. Bukan hanya proses penuaan tapi seperti bertanya-tanya apa yang terjadi dengan ingatan saya,”ujar Palacio.

Dokter Palacio, seorang spesialis kanker mengatakan jika ia menyelesaikan perawatan yang dianjurkan, kemungkinan ia mengalahkan kanker adalah 85 %. (VOA)

Editor: Doddy Rosadi

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 14

Pancasila Merajut Keberagaman Indonesia

Kabar Baru Jam 13

Kabar Baru Jam 12

Kabar Baru Jam 11