Demonstran Akan Ambil Alih Gedung Pemerintahan di Thailand

KBR68H, Washington - Pemimpin demonstran anti-pemerintah Thailand hari Rabu menyerukan para pendukungnya untuk mengambil-alih lebih banyak gedung pemerintah di seluruh negara itu.

INTERNASIONAL

Rabu, 27 Nov 2013 07:46 WIB

Author

Yoni Puspadi

Demonstran Akan Ambil Alih Gedung Pemerintahan di Thailand

demonstran, thailand, yingluck

KBR68H, Washington - Pemimpin demonstran anti-pemerintah Thailand hari Rabu menyerukan para pendukungnya untuk mengambil-alih lebih banyak gedung pemerintah di seluruh negara itu. Ini merupakan peningkatan upaya untuk menggulingkan Perdana Menteri Yingluck Shinawatra.

Bekas Wakil Perdana Menteri Suthep Thaugsuban Selasa malam mengatakan kepada para pendukungnya bahwa mereka seharusnya berdemonstrasi di gedung-gedung pemerintah supaya tidak bisa digunakan oleh pemerintahan saat ini.

Ia menyampaikan pengumuman itu setelah polisi mengeluarkan surat penangkapannya terkait pendudukan gedung-gedung pemerintah di Bangkok. Namun pihak berwenang belum mengambil langkah apapun untuk menahannya.

Demonstran yang dipimpin oleh kelompok oposisi hari Selasa memperluas tuntutan mereka untuk menduduki atau menutup operasi gedung-gedung utama di Bangkok dengan berdemonstrasi menarget empat kementerian lagi.

Ribuan orang mengepung Kementerian Dalam Negeri dan bersumpah untuk bermalam disana.  Demonstran juga telah menduduki sebagian Kementerian Keuangan dan Kementerian Luar Negeri sehari sebelumnya dan berkemah di luar beberapa gedung pemerintah lainnya.

Mereka menuntut pengunduran diri Perdana Menteri Yingluck Shinawatra. Mereka mengatakan pemerintahannya dikuasai oleh abangnya – bekas Perdana Menteri Thaksin Shinawatra yang hidup di pengasingan.

Demonstrasi itu dipimpin oleh kelompok oposisi Partai Demokrat yang telah melancarkan debat mosi tidak percaya di parlemen.  Yingluck Shinawatra berasal dari Partai Pheu yang mendominasi parlemen. Ia mengatakan kepada para anggota parlemen bahwa ia tidak akan mengundurkan diri. (VOA)

Editor: Doddy Rosadi

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - INTERNASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 17

Aparat Dinilai Tak Tegas Usut Pelaku Rasisme terhadap Mahasiswa Papua

Kabar Baru Jam 15

Mengenal Sastra Dari Selatan

Kabar Baru Jam 14