Bill de Blasio, Wali Kota New York yang Beraliran Liberal

KBR68H, Washington - Pekan lalu warga kota New York mencapai kesepakatan untuk memilih Bill de Blasio

INTERNASIONAL

Selasa, 12 Nov 2013 07:28 WIB

Author

Zulfian Bakar

Bill de Blasio, Wali Kota New York yang Beraliran Liberal

wali kota, new york, aliran liberal

KBR68H, Washington - Pekan lalu warga kota New York mencapai kesepakatan untuk memilih Bill de Blasio – seorang politisi yang tidak segan mengaku beraliran liberal – untuk menjadi wali kota “the Big Apple” berikutnya.

Wartawan VOA Adam Phillips menanyai sejumlah warga kota New York untuk menyampaikan pandangan mereka terhadap walikota terpilih de Blasio yang akan menjadi tokoh Demokrat pertama yang berkuasa di New York dalam dua puluh tahun.

Dalam apa yang digambarkan banyak analis sebagai penolakan terhadap gaya konservatif dan kebijakan fiskal bekas wali kota Michael Bloomberg, 70% warga kota New York secara solid memilih tokoh Demokrat – Bill de Blasio – untuk memimpin kota itu selama empat tahun mendatang.

Alec – warga Manhattan berusia 30 tahun – mendukung de Blassio tetapi belum yakin bahwa akan ada perubahan nyata.

 “Saya gembira bahwa kita akhirnya memiliki seseorang yang bukan berasal dari bisnis.  Tetapi saya sangat ragu bahwa ia akan berbeda dari pendahulunya karena berapa besar kekuasaan yang dimilikinya untuk menentang dewan kota, pengembang pemukiman dan sebagainya?  Tetapi saya gembira bahwa akhirnya kita memiliki orang yang progresif. Ia sepertinya tokoh yang menarik!”ujarnya.

Salah seorang pendukung de Blassio lainnya – Celia Reiss – menyukai beberapa kebijakan Michael Bloomberg tetapi tidak menyukai gaya otoriternya.

 "Tetapi de Blasio – saya kira – akan baik bagi New York.  Semoga ia akan menghentikan kebijakan pemeriksaan terhadap warga minoritas dan meningkatkan upah minimum untuk New York. Saya merasa ia akan lebih berpihak pada orang kelas bawah dan menengah yang membutuhkan bantuan. Saya sangat senang!”jelasnya.

Dalam kampanyenya,  Bill de Blassio kerap bicara tentang New York sebagai kota yang terpecah-belah.  Ia membandingkan kelompok elit internasional yang kaya raya dan menguasai hampir seluruh kawasan Manhattan dengan kelompok lain – termasuk kelompok etnis dan ras minoritas di kota itu. Sebagian besar warga kota New York tinggal di kota lain yang tidak begitu glamor di luar Manhattan (four-boroughs)  dan banyak diantara mereka hidupnya pas-pasan.

Pesan ini mengena pada warga Manhattan Chris Lund yang sedang menikmati kopi di pagi hari. Bill de Blassio akan dilantik sebagai walikota ke 109 kota New York pada Tahun Baru 2014. (VOA)

Editor: Doddy Rosadi

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Akibat Pandemi, Angka Kehamilan dan Pernikahan di Jepang Turun

Survive Corona ala Gue

Bias Kognitif Dalam Masyarakat Saat Pandemi

Eps4. Berhitung Plastik pada Kopi Senja

Seribu Jalan Penolak Undang-undang Cipta Kerja